Pengenalan Lingkungan Sekolah Akan Libatkan BNN

Saturday 06 July 2019 , 10:46 AM

Ilustrasi.Masa Orientasi Siswa (republika.co.id)

SELAIN melibatkan TNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga mengajak Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Pelibatan BNN dalam kegiatan yang akan berlangsung sekitar 2 minggu tersebut diklaim untuk memberikan wawasan kepada siswa akan bahaya narkotika dan obat-obatan berbahaya (Narkoba).

Mendikbud Muhadjir Effendy menyatakan, BBN dilibatkan dalam rangka penanggulangan narkoba di lingkungan pendidikan demi mewujudkan generasi emas Indonesia. Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba menjadi salah satu konten yang wajib diberikan kepada siswa baru saat masa PLS.

“Memberikan kesadaran terhadap ancaman narkoba bagi pelajar itu sangat penting. Oleh karena itulah kami meminta dukungan kepada BNN untuk memanfaatkan masa pengenalan lingkungan sekolah dengan tujuan untuk menggembleng mental para siswa baru sehingga memiliki imunitas pada bahaya narkoba,” kata Muhadjir, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat 5 Juli 2019.

Ia menilai, PLS menjadi momentum yang tepat untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam upaya memberantas narkoba di lingkungan pendidikan. Menurut dia, anggota BNN sangat kompeten untuk memberikan bekal yang cukup bagi siswa baru dalam menghadapi ancaman narkoba.

Ia menginstruksikan kepada seluruh dinas pendidikan baik di provinsi atau kabupaten/kota untuk segera berkoordinasi dengan BNN di daerah masing-masing. Selain kampanye bahaya narkoba pada momentum PLS, pihak Kemendikbud juga telah mengimplementasikan pemahaman terhadap bahaya narkoba ke dalam kurikulum antinarkoba.

“Materi terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba telah terintegrasi dengan program kokurikuler dan ekstrakurikuler seperti pramuka dan kegiatan sekolah lainnya,” katanya.

Kepala BNN Heru Winarko menyambut ajakan Mendikbud. Ia menyatakan, BNN siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberantas narkoba. Heru mengaku sudah memerintahkan BNN di daerah untuk meningkatkan sinergi dan merealisasikan program antinarkoba dalam momentum PLS dengan dinas pendidikan setempat.

“Kami sepakat, bahwa menyelamatkan anak didik dari ancaman narkoba merupakan komitmen nasional,” tutur Kepala BNN.

Sebelumnya, Kemendikbud juga sudah meminta TNI untuk membina para peserta didik baru dalam PLS. Pembinaan akan difokuskan pada karakter nasionalisme siswa dengan materi mengacu pada Kemendikbud.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada jenjang SD, SMP, SMA/SMK. TNI dilibatkan karena memiliki infrastruktur dan sumber daya manusia yang tersebar hingga ke pelosok nusantara. TNI yang akan mengajar juga telah diberi pelatihan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud.(pikiran-rakyat.com)

Comments are closed.