Pendidikan Harus Menjadikan Siswa Cakap

Sunday 11 December 2016 , 4:31 AM

 

Ilustrasi (sman3magetan.sch.id)

Ilustrasi (sman3magetan.sch.id)

PENDIDIKAN seyogianya bisa menjadikan seorang siswa cakap atau mahir dalam mengerjakan sesuatu. Dengan begitu, mereka bisa mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya.

Pakar pendidikan, Profesor Arief Rahman, dalam diskusi bersama Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di Gedung DPR RI belum lama ini menuturkan bahwa pendidikan harus cakap.

“Cakap itu sendiri bukan pandai. Menjadikan siswa bisa mengatur waktu dan semua sesuai dengan kapasitasnya,” ungkap Arief Rahman.

Ia menyampaikan jangan sampai pendidikan justru membuat siswa sakit atau stres. “Saya pernah datang ke SMA, di mana siswa-siswanya yang sudah lulus itu diterima di PTN semua. Tapi ketika saya lihat, mereka tampak lima tahun lebih tua. Jadi, pendidikan itu tidak boleh membuat stres siswanya,” imbuh dia.

Arief Rahman melanjutkan, pendidikan merupakan sebuah kegiatan yang menyehatkan. “Definisi dari pendidikan itu harus dipegang terlebih dahulu, baru setelah itu bicara mengenai ujian nasional (UN) maupun ujian sekolah berstandar nasional (USBN),” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa sistem pendidikan yang sesuai bagi siswa-siswi Indonesia belum terwujud. “Belum sesuai,” jelas Arief.(news.okezone.com)

Comments are closed.