Pemkot Depok Blusukan Jaring Siswa SMA Putus Sekolah

oleh -35 views
Ilustrasi : (www.108csr.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi : (www.108csr.com)
Ilustrasi : (www.108csr.com)

WAKIL Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad bersama Dinas Pendidikan Kota Depok berkeliling di Kelurahan Cilangkap. Bukan sekedar berkeliling, namun tujuannya untuk menyosialisasikan Program Kejar Paket dan menjaring anak putus sekolah serta warga yang belum memiliki ijazah.

“Kepada para siswa, kalian yang akan menjadi pemimpin masa depan, belajarlah yang rajin, jangan malas. Jadilah orang yang pintar dan berkarakter, artinya selain memiliki ilmu juga mempunyai akhlak yang bagus. Laporkan juga kepada guru bila ada teman kalian yang putus sekolah atau tidak bersekolah. Nanti akan kami sekolahkan, semuanya gratis. Karena target kami adalah seluruh warga Depok minimal berijazah SMA atau 12 tahun wajib belajar,” tutur Idris kepada wartawan, Sabtu (10/5/2014).

Dari penelusuran Idris dan timnya, lebih dari 20 warga di tiga RT di RW 8 Kelurahan Cilangkap yang harus mengikuti program kejar paket. Setelah pendataan, pihaknya akan melengkapi data tersebut dan menganggarkan dana untuk pendidikan jenjang formal paket A, B, C, sehingga tahun depan sudah pasti ada.

“Bila mereka harus ke sekolah negeri maka akan kami siapkan anggarannya. Bahkan kalau butuh ongkos, akan kami kasih, yang penting mereka mau belajar dan sekolah,” tegasnya.

Idris melanjutkan, dari hasil penelusuran juga ditemukan masih ada warga yang tidak bisa membaca. Nantinya, mereka akan mengikuti program khusus keaksaraan fungsional sehingga bisa membaca.

“Yang penting mereka mau dan tidak malu karena usianya yang sudah tidak muda lagi. Target utama kami adalah anak-anak usia produktif. Namun, kami juga memotivasi dan mengajak bagi yang sudah tua untuk belajar, karena semua warga Depok harus berijazah minimal SMA. Tujuan akhir dari yang kami lakukan ini adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang berdampak pada kesejahteraan,” papar Idris.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Herry Pansila menginformasikan bahwa blusukan seperti ini akan terus dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Depok. Minggu lalu, blusukan tersebut mengambil tempat di Kecamatan Pancoran Mas bersama Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, dan hari ini di Kecamatan Tapos bersama Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Somad.

“Rencana selanjutnya, Rabu, 13 Mei mendatang akan kami lakukan di Cimanggis, begitu seterusnya. Yang terpenting kami mendapatkan dahulu datanya sehingga nanti mereka bisa didaftarkan,” jelasnya.

Bagi yang sanggup dan memiliki semangat belajar tinggi, kata Herry, maka akan difasilitasi. Herry berjanji, akan memproses data para siswa tersebut secepatnya untuk dapat mengikuti ujian kejar paket pada Agustus mendatang, karena pendaftaran akhir adalah pertengahan bulan Mei.

“Tapi bila yang tidak bisa mengikuti pelajaran dengan cepat, akan ujian pada tahun depan, yang penting mereka mau belajar dan siap ikut ujian. Kami berharap, pada akhir 2015, semua warga Depok memiliki ijazah minimal SMA,” ujar Herry.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.