Partisipasi PAUD Indonesia Melebihi Asia

oleh -3 views
Ilustrasi(jabar.tribunnews.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi(jabar.tribunnews.com)
Ilustrasi(jabar.tribunnews.com)

PARTISIPASI program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia melebihi rerata partisipasi tingkat Asia. Diketahui, partisipasi rata-rata di wilayah Asia timur dan Pasifik adalah sebesar 68 persen. Sementara di wilayah Asia Selatan dan Barat adalah 55 persen. Adapun APK PAUD di Indonesia per tahun 2015 adalah 70,01 persen.

Secara global, menurut data UNESCO, tingkat partisipasi PAUD secara global seluruh negara adalah 54 persen.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Harris Iskandar menuturkan tingkat APK PAUD Indonesia yang tinggi dibandingkan wilayah lainnya karena dampak dari keterlibatan masyarakat dalam pengembangan pendidikan anak usia dini. Sebanyak 99 persen PAUD yang ada di Indonesia dikelola berdasarkan komunitas masyarakat.

“Dari 190.000-an lembaga PAUD yang ada, hanya 45.000 saja yang merupakan milik pemerintah. Sisanya adalah masyarakat, tingginya tingkat kontribusi masyarakat . Bayangkan jika masyarakat kita tidak berperan. Sementara di negara asia lainnya, PAUD hanya bergantung pada pemerintah,” ujarnya ketika ditemui seusai Seminar Internasional PAUD ‘Meningkatkan Kualitas PAUD Untuk Masa Depan Yang Lebih Baik’ di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Senin, 25 Juli 2016.

Karena itu, dia menuturkan, Kemendikbud terus berupaya untuk mendorong tumbuhnya kesadaran orang tua akan pentingnya memiliki parenting skill untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas PAUD. Apalagi, peningkatan kualitas PAUD memang telah menjadi komitmen seluruh negara di dunia.

Agenda perkembangan anak usia dini telah masuk dalam agenda PBB sejak tahun 2000. Adapun pada 2030 mendatangm dunia berkomitmen memastikan semua anak baik perempuan maupun laki-laki memperoleh akses terhadap perkembangan, perawatan, dan pendidikan anak usia dini bermutu. Sehingga mereka siap untuk memasuki pendidikan dasar.( pikiran-rakyat.com)