Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Museum Nasional Pendidikan Indonesia

oleh -11 views
Museum Sejarah Jakarta
Arrief Ramdhani
Museum Sejarah Jakarta
Museum Sejarah Jakarta

UNIVERSITAS Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai universitas yang leading dan outstanding dalam bidang pendidikan mempelopori berdirinya “Museum Nasional Pendidikan Indonesia”.   Universitas ini meletakkan batu pertamanya  pada 20 Mei 2014 di Kampus UPI Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.  Gedung berlantai lima ini merupakan upaya dalam UPI memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional. Keberadaan museum ini tidak hanya bertujuan untuk mengumpulkan, memvisualisasikan warisan alam dan kebudayaan, konservasi, seni, budaya yang tumbuh bersama dengan jiwa jaman pendidikan tetapi sebagai wujud dalam menyajikan dinamika pemikiran kritis tentang pendidikan nasional dan pendidikan guru di Indonesia.

Dr. Erlina Wiyanarti, M.Pd Ketua Pengembang Museum menyampaikan bahwa UPI memandang jauh ke depan untuk melestarikan nilai-nilai lhuhur dan unggul dalam perjalanan sejarah pendidikan Indonesia.  Melalui keberadaan museum ini  maka diharapkan dapat menunjang sumbangsih UPI di Indonesia berkiprah dalam bidang penelitian khususnya pada bidang pendidikan. Melalui pembangunan museum pendidikan nasional maka keberadaannya diharapkan berfungsi sebagai pusat kajian informasi serta pembelajaran  bagi para tenaga pendididik maupun masyarakat umum dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Ia pun menyampaikan UPI merasa gembira dan mendapatkan kehormatan untuk menerima partisipasi masyarakat, bila ingin menyumbangkan beragam benda bersejarah yang memberikan warna kepada sejarah pendidikan nasional Indonesia. Apabila berminat maka masyarakat dapat menghubungi Dr. Erlina Wiyanarti, M.Pd Ketua Pengembang Museum Nasional Pendidikan Indonesia di Program Studi Ilmu Pengetahuan Sosial Gedung Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Jalan Dr. Setiabudhi No. 229 dengan no kontak 085721508811 beralamat email erlina.wiyanarti93@gmail.com.

Atraktifnya  Museum Nasional Pendidikan Indonesia UPI

Erlina menyampaikan kepada masyarakat bahwa gedung museum ini ditargetkan tuntas pada pertengahan tahun 2015, dan terdiri dari lima lantai.  Ia menjelaskan gedung museum sedang dalam proses pembangunan yang dirancang sebagai museum edukatif yang interaktif juga dapat menghibur masyarakat.  Ia menjelaskan bahwa pada lantai pertama akan terdapat ruangan audio visual yang memberikan gambaran menyeluruh tentang museum, lalu akan terdapat ruang pameran tidak tetap dan ruang cinderamata.

Kemudian pada lantai kedua akan memamerkan perkembangan pendidikan Indonesia pada masa klasik, masa kolonial, masa pergerakan nasional, dan masa awal kemerdekaan hingga masa reformasi.  Pada lantai ini akan disediakan pula ruang-ruang pendukung  seperti ruang perpustakaan, ruang riset, dan ruang pamer temporer. Sebagai sentuhan yang mendalam pada museum ini adalah dipamerkan pada lantai ketiga, yaitu tentang sejarah pendidikan guru dan sejarah guru.  Di lantai ini akan disediakan ruang-ruang khusus bagi para tokoh pendidikan Indonesia, dan khususnya sejarah pendidikan di Propinsi Jawa Barat, serta perjuangan Dewi Sartika.  Selain itu pun akan disediakan ruang pamer temporer.

Museum ini pun akan menguraikan dan memamerkan perjalanan sejarah UPI sejak awal pendiriannya pada tahun 1954 hingga dewasa ini pada lantai empat.  Tak lupa akan dipaparkan proyeksi universitas ini di masa depan, dengan menyertakan pula ruang sejarah gedung Isola pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia yang dilengkapi pula oleh ruang pameran temporer. Terakhir pada roof top di lantai lima museum akan menjadi area pendukung museum yang bersifat rekreatif. Pada lantai ini akan disediakan taman dan juga out door cafe, dimana para pengunjung dapat menikmati pemandangan ke arah selatan yaitu kampus UPI dan ke arah utara yaitu pemandangan Gunung Tangkuban Perahu.

Museum ini sudah tergabung dalam Asosiasi Museum Indonesia Daerah Jawa Barat, sehingga tim pengembang dan tim pakarnya sudah komprehensif.  Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam memperkaya khazanah Museum Nasional Pendidikan Indonesia ini dapat mengevaluasi beragam koleksi pribadinya menyesuaikan dengan konsep awal yang dirancang museum ini (berita.upi.edu)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.