Pandemi, Guru PAI Dituntut Kreatif dan Inovatif

oleh -3 views

Plt Direktur Pendidikan Agama Islam Ditjen Pendidikian Islam Kementerian Agama, Rohmat Mulyana Sapdi, mengatakan, selama pendemi Covid-19, guru PAI harus tetap kreatif dan inovatif dalam mengelola proses pengajaran dan pembelajaran.

Pasalnya, siswa menghadapi situasi yang rentan terkait kualitas pembelajaran. Kerentanan tersebut ditambah lagi dengan tingkat kesulitan akses dan disparitas jaringan koneksi internet.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

“Menghadapi beragam tantangan tersebut, kita tetap harus berupaya menjalankan kebijakan yang mengedepankan inovasi dan kreativitas. Saya harapkan, tidak lama lagi hasil penataan kurikulum bisa disampaikan kepada para pemangku kepentingan,” paparnya.

Rohmat melansir hasil riset belum lama ini yang menunjukkan bahwa 47% siswa sekolah menghadapi kondisi learning loss. Yaitu, kondisi di mana siswa kehilangan substansi, makna, dan tujuan pembelajaran.

“Learning loss membutuhkan waktu perbaikan yang cukup lama. Kita berharap penataan kurikulum yang dilakukan oleh Kemendikbud saat ini dapat membantu perbaikan kualitas anak didik kita,” tambah Rohmat yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam.