Pancing Cinta Tanah Air, Pamerkan Alutsista di SMAN 2 Padalarang

oleh -42 views
SEJUMLAH siswa SMA berfoto dengan menggunakan senjata api pada acara pameran alutsista yang digelar Pusdikkav Padalarang di SMAN 2 Padalarang, Jalan Letkol G.A Manulang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (6/2/2016). Acara tersebut dimaksudkan untuk memberi pemahaman mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara untuk menumbuhkan kecintaan pada Tanah Air.(pikiran-rakyat.com)
Arrief Ramdhani
SEJUMLAH siswa SMA berfoto dengan menggunakan senjata api pada acara pameran alutsista yang digelar Pusdikkav Padalarang di SMAN 2 Padalarang, Jalan Letkol G.A Manulang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (6/2/2016). Acara tersebut dimaksudkan untuk memberi pemahaman mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara untuk menumbuhkan kecintaan pada Tanah Air.(pikiran-rakyat.com)
SEJUMLAH siswa SMA berfoto dengan menggunakan senjata api pada acara pameran alutsista yang digelar Pusdikkav Padalarang di SMAN 2 Padalarang, Jalan Letkol G.A Manulang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (6/2/2016).(pikiran-rakyat.com)

RATUSAN pelajar tingkat SMA/SMK dari beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung Barat menyaksikan pameran alutsista di SMA Negeri 2 Padalarang. Para pelajar juga diberi pemahaman mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara untuk menumbuhkan kecintaan pada Tanah Air.

“Kami berikan pemahaman soal wawasan kebangsaan dan bela negara, dilanjutkan dengan pemutaran film tentang akademi militer, selain ada pameran alutsista. Alutsista panser anoa dan panser tarantula didatangkan dari Pusdikkav, sementara persenjataan dari kodim,” kata Danramil 0923/Padalarang Roqich Hariadi di sela-sela kegiatan, Sabtu (6/2/2016).

banner 728x90

Ketua Komite SMAN 2 Padalarang Bambang Selamet Ismoyo menyambut positif kegiatan tersebut. Menurut dia, pameran alutsista dapat memberikan rasa kebanggaan bagi pelajar akan kekuatan militer Indonesia.

“Kalau wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara pada anak-anak bisa tumbuh, otomatis bahaya radikali bisa tertangkal. Sekarang ini kan banyak paham radikal yang mesti diwaspadai,” katanya.

Sementara itu, pelajar SMAN 2 Padalarang Reza Ramdani mengaku jadi semakin tertarik masuk ke dunia militer setelah mengikuti pembekalan. “Sosialisasi seperti ini baru ada sekarang. Secara pribadi, saya tambah mantap ingin jadi tentara,” kata pelajar kelas XII itu.  (pikiran-rakyat.com)