Olimpiade Sains Nasional Bantu Sebar Kurikulum 2013

oleh -2 views
Ilustrasi .(kemdiknas.go.id)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi .(kemdiknas.go.id)
Ilustrasi (kemdiknas.go.id)

OLIMPIADE Sains Nasional (OSN) merupakan perhelatan besar yang mengumpulkan ribuan civitas akademik dari penjuru Nusantara. Kompetisi tahunan ini pun menjadi wadah strategis sebagai media sosialisasi kebijakan pemerintah.
Karena itulah, tahun ini, OSN mengusung tema terkait dengan implementasi Kurikulum 2013, yaitu “Olimpiade Sains Nasional Sebagai Implementasi Kurikulum 2013 Guna Membangun Generasi Berperadaban Unggul”.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah (Dirjen Dikmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof. Dr. Achmad Jazidie mengatakan, OSN diharapkan dapat membantu memperluas sosialisasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan kurikulum 2013 di seluruh daerah.

“OSN dapat mengambil peran, misalnya dengan melombakan metode dan teknik pembelajaran model Kurikulum 2013 serta kreativitas lainnya, karena Kurikulum 2013 menuntut lebih tinggi kreativitas pembelajaran, baik dari aspek partisipasi aktif peserta didik maupun inisiatif guru,” ujar Jazidie, dalam acara Konferensi Pers (Dialog Interaktif) tentang Pelaksanaan OSN 2014, di Auditorium Gedung D (Dikti), Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Jazidie berharap, ajang ini juga menjadi momentum strategis untuk menyiapkan generasi yang memiliki kecintaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Sebab, iptek merupakan kunci meraih masa depan bangsa.

“Kami harap, OSN mampu melahirkan generasi emas yang penuh kreasi, inovasi, dan cerdas dalam memanfaatkan keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membangun kehormatan bangsa di tengah pergaulan masyarakat global yang makin kompetitif,” imbuhnya.

OSN 2014 diperkirakan diikuti sekira 2.000  peserta. Mereka akan berlomba dalam bidang Matematika, IPA, Biologi, Fisika, Kimia, IT/Komputer, Astronomi, Geografi, Ekonomi dan Kebumian, Kewirausahaan serta Karya Ilmiah.

Tahun ini, delegasi terbesar masih datang dari Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Para peserta memperebutkan 529 medali emas, perak dan perunggu. Mereka juga akan bersaing meraih trofi juara umum sebagai simbol dominasi penguasaan di bidang sains. Pada OSN sebelumnya, piala tersebut menjadi milik Provinsi Jawa Tengah yang mempertahankan gelar juara umum tiga kali berturut-turut.

OSN di Mataram akan dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh pada 2 September mendatang. Selain lomba pada bidang sains, kegiatan ini juga akan disemarakkan dengan kegiatan wisata edukasi dan pameran pendidikan kerjasama antara Kemendikbud, Pemda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Pemerintah Kota Mataram di Lapangan Sangkareang, Kota Mataram.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.