Nilai UN Tetap Menjadi Syarat Perlu Seleksi Masuk PTN

oleh -2 views
Ilustrasi (solopos.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (solopos.com)
Ilustrasi (solopos.com)

DIREKTUR Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Djoko Santoso menegaskan, untuk tahun pelajaran 2013, nilai ujian nasional (UN) tetap dipakai sebagai syarat perlu bagi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi. Dengan porsi 60 persen, nilai UN sebagai integrasi vertikal dari jenjang menengah atas ke perguruan tinggi harus ada.

“Kalau dalam bahasa matematika, UN itu syarat perlu, artinya harus ada. Ini yang perlu kita pahami dulu,” kata Djoko saat konferensi pers di Kantor Kemdikbud, Minggu (21/04). Djoko menambahkan, selain nilai UN, ada lima parameter lain yang digunakan oleh PTN untuk menerima seorang mahasiswa, yaitu nilai rapor mereka selama lima semester.

Untuk menjaga kredibilitas UN tahun ini, kata Djoko, perguruan tinggi di setiap provinsi turun lapangan untuk mendampingi dan mengawasi pelaksanaan UN. Termasuk di 11 provinsi yang tertunda pelaksanaan ujiannya. “Meskipun waktunya bergeser, tetapi soalnya kan juga soal yang lain, kawan-kawan di semua provinsi itu telah mendampingi pelaksanaan dengan sebaik mungkin,” tuturnya.

Tidak hanya UN di SMA/SMK/MA, pihak perguruan tinggi juga mendampingi dan mengawasi pelaksanaan UN SMP.  Pendampingan dan pengawasan terhadap UN ini dilakukan  mulai dari naskah soal datang, sampai dengan pelaksanaan di lapangan nanti.  “Bahkan kalau disini ada juga yang di percetakan. Sudah ada yang disana,” imbuhnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, membenarkan adanya keterlibatan perguruan tinggi dalam memantau dan membantu jalannya UN. Bahkan, bantuan tersebut dilakukan hingga proses pengangkatan soal saat distribusi. Untuk itu, Mendikbud mengucapkan terima kasih kepada pimpinan perguruan tinggi atas bantuan yang telah dilakukan. “Itu menunjukkan kebersamaan di keluarga besar. Karena PTN ini sebagai saudara tertua, maka dia memberi layanan kepada adik-adiknya. SMA, SMP. Yang membahagiakan itu. Di balik beratnya yang kami hadapi ini, teman2 di lapangan tetap all out,” pungkasnya.(kemdiknas.go.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.