Nilai Ujian Nasional Anjlok tak Apa, tapi Jujur!

oleh -5 views
PARA siswa SMAN 12 Bandung mengikuti uji coba Ujian Nasional Berbasis Komputer di sekolah tersebut, Jalan Sekejati Kiaracondong, Selasa (16/2/2016).(pikiran-rakyat.com)
Arrief Ramdhani
PARA siswa SMAN 12 Bandung mengikuti uji coba Ujian Nasional Berbasis Komputer di sekolah tersebut, Jalan Sekejati Kiaracondong, Selasa (16/2/2016).(pikiran-rakyat.com)
PARA siswa SMAN 12 Bandung mengikuti uji coba Ujian Nasional Berbasis Komputer di sekolah tersebut, Jalan Sekejati Kiaracondong, Selasa (16/2/2016).(pikiran-rakyat.com)

SEKOLAH Menengah Atas Negeri 12 Kota Bandung siap mengikuti ujian nasional berbasis komputer pada tahun ini. Sekolah yang terletak di Jalan Sekejeti Kiaracondong ‎tersebut mengadakan fasilitas secara mandiri, tanpa bantuan dari pemerintah.

“Pada September 2015 kami sudah mengajukan agar UN di sekolah kami dilakukan dengan berbasis komputer, tetapi ditolak dan dinyatakan layak pada 2017. Namun, kami tetap mengajukan dengan risiko tanpa bantuan,” kata Kepala Sekolah SMAN 12 Bandung, Deddy Chrisdiarto, saat meninjau pelaksanaan uji coba UNBK di sekolahnya, Selasa (16/2/2016).

banner 728x90

Kekurangan komputer sekitar 30 unit, dipenuhi secara mandiri oleh sekolah penerima penghargaan bidang lingkungan Adiwiyata tingkat nasional 2015 tersebut.‎ Jumlah komputer sekarang mencapai 110, memenuhi syarat 1:3 dari jumlah siswa peserta UN.

Deddy mengakui memang memaksakan diri untuk mengikuti UNBK pada 4 April. Alasan utamanya adalah agar UN di sekolahnya dilakukan dengan menjunjung nilai kejujuran.

Mulai 2015, Pemerintah Pusat menilai tingkat kejujuran setiap sekolah dalam pelaksanaan UN melalui indeks integritas UN. SMAN 12 Bandung hanya mendapat nilai rata-rata 83 persen. Artinya 17 persen siswa terindikasi kecurangan.

UNBK, menurut Deddy, diharapkan bisa memperlihatkan tingkat kejujuran siswa yang sebenarnya. ‎Kalaupun dengan UNBK ternyata IIUN SMAN 12 justru anjlok, Deddy mengaku siap menerimanya. “Mending anjlok tapi jujur, daripada tinggi tapi tidak jujur,” ujar dia.

(pikiran-rakyat.com)