Merdeka Belajar dari Alam

oleh -69 views

SIAPBELAJAR.COM – Saya seorang kepala sekolah sekaligus guru di sebuah taman kanak-kanak. Saya ingin menanggapi slogan “Merdeka Belajar” yang diusung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan termuda dalam sejarah negara Indonesia, Nadiem Makarim.

Pada enam November 2019 lalu, pada sebuah forum wartawan, Nadiem mengatakan, terkait slogan “Merdeka Belajar” ini, dirinya sangat ingin memberikan kebebasan dan kemerdekaan bagi guru dalam proses pembelajaran.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Saya menggarisbawahi ucapan Mas Nadiem tentang bagaimana memberikan kebebasan bagi guru.

Ia menuturkan, “Mereka ingin kebebasan dan kemerdekaan untuk apa yang terbaik bagi muridnya. Itu bikin saya sangat terharu mendengar motivasi mereka, karena menurut saya yang terpenting dari guru adalah purpose dia atau hatinya. Hatinya itu mau ke mana. Kalau hatinya itu untuk murid dan untuk yang terbaik untuk murid itu, kompetensi yang dipelajari dari manapun untuk mencapai yang terbaik bagi muridnya”.

Nadiem juga menuturkan, dengan mengunakan teknologi, para guru bisa memiliki kebebasan memilih apa yang lebih cocok untuk mereka berdasarkan materi pelajaran mana atau pelatihan yang menurut mereka itu lebih cocok.

“Jadi dengan teknologi semua bisa terjadi. Teknologi ini mendampingi, teknologi adalah tools hanya suatu alat bukan segalanya. Ujung-ujungnya adalah kualitas pembelajaran dalam kelas yaitu interaksi antara guru dan murid itu esensinya teknologi yang mendukung apa yang terjadi dalam kelas,” ujarnya.

Alam Sumber Belajar yang Ajaib

Apa yang diucapkan Mas Nadiem itu selaras dengan apa yang sudah saya dan guru-guru sejawat saya lakukan. Di TK saya, kegiatan bermainnya dilakukan di luar ruangan. Keterbatasan fasilitas permainan di luar ruangan tidak membatasi kreativitas anak untuk bermain bebas.

Banyak kegiatan menarik dan menyenangkan yang dapat dilakukan anak saat bermain di luar ruangan, yang bersumber dari alam sekitar.

Dibandingkan dengan kegiatan di dalam ruangan atau di kelas, kegiatan bermain di luar ruangan memungkinkan anak lebih bebas mengekspresikan gerak tubuhnya.

Selain itu, bermain di luar ruangan berarti mendekatkan anak dengan alam. Anak dapat melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan alam.Di TK Sinar Makmur, peserta didik dikenalkan melalui tema Binatang dengan sub tema Binatang serangga untuk pengenalan warna, bentuk dan ukuran binatang serangga.

Selain itu, juga dikenalkan bagaimana cara menyayangi binatang sebagai ciptaan Tuhan. Kegiatan ini dapat melatih anak untuk lebih banyak memiliki kosa kata baru dan lebih peduli dengan lingkungan, sehingga ia mempunyai kesadaran untuk menjaganya seiring dengan tumbuh dewasanya anak.

Bermain di luar ruangan membantu anak untuk lebih fokus, juga dapat meningkatkan ketrampilan memecahkan masalah, memicu kreativitas serta melihat sesuatu hal dari cara pandang yang berbeda.

Ketika anak dapat melihat langsung benda yang diamatinya di alam, maka ia akan mempelajari sesuatu yang lebih konkret, tidak abstrak hanya dari media gambar saja. Hal ini akan meningkatkan pemahaman anak akan pengetahuan barunya.

Berbagai permainan kreatif yang dapat dilakukan di luar ruangan juga akan membuat anak lebih dapat mengekspresikan diri, meningkatkan kepercayaan diri, dan lebih mampu berimajinasi dengan benda di sekitar untuk dijadikan alat permainan.

(Sri Mulyanti, Kepala Sekolah TK Sinar Makmur, Takisung, Tanah Laut, Kalimantan Selatan)