Mengukur Volume Udara Pernapasan dengan Balon

oleh -573 views
LANGKAH PERCOBAAN: Siswa SMPN 2 Banjarnegara kelas VIII D melakukan percobaan menghitung volume udara dengan menggunakan balon. Mereka meniup balon dengan sekuat tenaga, kemudian mengukur balon dengan benang bagor dan mengukur panjang serta menghitung dengan rumus sederhana.(prioritaspendidikan.org)
Arrief Ramdhani
LANGKAH PERCOBAAN: Siswa SMPN 2 Banjarnegara kelas VIII D melakukan percobaan menghitung volume udara dengan menggunakan balon. Mereka meniup balon dengan sekuat tenaga, kemudian mengukur balon dengan benang bagor dan mengukur panjang serta menghitung dengan rumus sederhana.(prioritaspendidikan.org)
LANGKAH PERCOBAAN: Siswa SMPN 2 Banjarnegara kelas VIII D melakukan percobaan menghitung volume udara dengan menggunakan balon. Mereka meniup balon dengan sekuat tenaga, kemudian mengukur balon dengan benang bagor dan mengukur panjang serta menghitung dengan rumus sederhana.(prioritaspendidikan.org)

MENARIK, pembelajaran yang dilakukan oleh guru MTs Negeri 2 Banjarnegara Pak Hanis dan guru SMPN 5 Banjarnegara Pak Julius dalam praktik pembelajaran di SMPN 2 Banjarnegara (29/10). Mereka menggunakan balon udara untuk mengetahui seberapa besar volume udara yang dihirup masuk ke paru-paru. Dari kegiatan pembelajaran tersebut, siswa menemukan rumus menghitung volume udara dengan cara yang sederhana dan menantang.  Kegiatan pembelajaran dilakukan dalam kelompok kecil sehingga memudahkan siswa bekerja sesuai dengan pembagian peran masing-masing.

Alat yang dipakai dalam pembelajaran tersebut tidak terlalu sulit dan tidak terlalu mahal, terjangkau dan mudah diperoleh. Yaitu, balon karet, benang/tali yang tidak elastis, penggaris, dan buku catatan. “Saya senang sekali pembelajaran kali ini karena saya bisa menghitung volume udara dengan alat sederhana,” kata Ori, siswa SMPN 2 Banjarnegara kelas VIII D. “Ternyata orang yang badannya besar lebih banyak menampung udara daripada yang kecil,” simpul Lia. Siswa lainnya, Vani, menyatakan bahwa ternyata belajar IPA juga bisa memakai rumus matematika sederhana. Dirinya ingin setiap hari melakukan pembelajaran dengan model seperti itu.

Berikut adalah ara melakukan pengukuran:  Peserta didik diminta menarik napas dalam-dalam dan sekuat-kuatnya. Embuskan udara ke dalam balon, usahakan semua udara masuk ke dalam balon. Balon yang sudah terisi udara diikat dengan karet. Mengukur keliling lingkaran balon tersebut dengan menggunakan benang bagor. Menentukan panjang jari-jari lingkaran balon tersebut dengan cara: menyediakan benang bagor yang  digunakan untuk mengukur keliling lingkaran balon, menandai panjang benang bagor yang digunakan untuk melilit balon, ukur panjang benang bagordengan satuan panjang/penggaris (cm), ukur kertas dengan benangbagor yang digunakan untuk melilit keliling balon (keliling lingkaran), bentuk kertas melingkar seukuran dengan yang benang bagor yang digunakan untuk melilit balon (disebut daerah lingkaran), buatlah garis tengah pada lingkaran kertas (disebut garis tengah), ukurlah panjang garis dari titik tengah lingkaran ke tepi lingkaran (disebut jari-jari). Masukan data pengukurannya ke kolom data pengukuran. Terapkan rumus. Hitunglah volume balon tersebut dengan menggunakan rumus  4/3.? .r^3.(prioritaspendidikan.org)

25 thoughts on “Mengukur Volume Udara Pernapasan dengan Balon

  1. Ping-balik: mo thay di chua
  2. Ping-balik: mơ bị đứt tay
  3. Ping-balik: recscator
  4. Ping-balik: pasarqq
  5. Ping-balik: Call Best Roof Guy
  6. Ping-balik: Red Bull Drink
  7. Ping-balik: online cvv shop
  8. Ping-balik: 5d diamond painting
  9. Ping-balik: rolex replika
  10. Ping-balik: greecereplica.com
  11. Ping-balik: sagaming
  12. Ping-balik: cisco teknik servis
  13. Ping-balik: Hp Sunucu destek
  14. Ping-balik: Hp Sunucu destek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.