Mengkritik dan Memuji Karya Seni dengan Bahasa yang Santun

Monday 29 December 2014 , 6:28 AM
Serius menuliskan pujian dan kritik terhadap karya seni(prioritaspendidikan.org)

Serius menuliskan pujian dan kritik terhadap karya seni(prioritaspendidikan.org)

SEPERTI halnya sebuah karya seni, memuji dan mengkritik sebuah karya seni juga memiliki seni sendiri. Memuji dan mengkritik karya seni haruslah pula dilakukan dengan bahasa yang lugas dan santun.
Agar para siswa dapat mengemukakan pendapatnya dalam menilai sebuah karya seni dengan cara yang lugas dan santun, saya membagi kegiatan ke dalam tiga kategori. Yaitu, kegiatan eskplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.

Pada tahapan ekplorasi, guru memfasilitasi peserta didik memperhatikan suatu karya seni yang ditunjukkan oleh guru. Guru memfasilitasi pula peserta didik untuk mengkritik dan memuji sebuah karya seni dengan bahasa yang lugas dan santun sehingga mereka bisa mencoba melakukannya pula nanti.

Pada tahapan elaborasi, setelah siswa memahami cara menentukan keunggulan dan kekurangan karya seni, guru mengajak mereka mengerjakan sebuah karya seni secara berkelompok. Hasil karya seni yang sudah mereka kerjakan tersebut kemudian ditukarkan dengan kelompok lain untuk dinilai keunggulan dan kekurangannya. Masing-masing kelompok menuliskan pujian dan kritikan terhadap karya seni temannya dan mempresentasikannya di depan kelas. Saat melakukan presentasi, setiap siswa dari kelompok lain boleh dengan leluasa mengemukakan pendapatnya, baik itu persetujuan terhadap pendapat kelompok yang memberikan presentasi, memberikan masukan, atau bahkan ketidaksetujuan dengan pendapat kelompok yang melakukan presentasi. Tentunya, semua itu dilakukan dengan cara yang lugas dan sopan.

Di tahapan konfirmasi, guru bertugas memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun pemberian hadiah kepada keberhasilan peserta didik dalam mengkritik dan memuji sebuah karya. Guru juga bersama para siswa melakukan tanya jawab untuk meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan, dan penyimpulan.

Dari kegiatan ini, para siswa diharapkan bisa membangun karakter yang tekun, dapat dipercaya, berani mengemukakan pendapat, dan memiliki rasa hormat terhadap karya orang lain.(prioritaspendidikan.org)

Oleh: Hj. Nizmah, S.Pd, Guru Bahasa Indonesia Kelas IX SMPN 2 Tanjung Pura

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.