Mendikbud: Jika Terkait Korupsi, Saya Mundur!

oleh -3 views
Mendikbud Mohammad Nuh
Arrief Ramdhani
Mendikbud Mohammad Nuh
Mendikbud Mohammad Nuh

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengaku akan mundur jika memang dalam ujian nasional (UN) 2013 ini terkait korupsi.
Namun, terkait dengan pelaksanaan UN yang tertunda di 11 provinsi, Nuh memaparkan kendalanya tidak hanya pergeseran jadwal UN di 11 provinsi saja yang bermasalah, tetapi juga dari segi kekurangan dan kualitas naskah soal dan lembar jawaban (LJUN).

“Pengecekan kualitas kertas sudah dihitung bisa jadi berbeda, teknis lebih tipis jangan sampai dirugikan. Kita tahu mana yang tebal, komputerisasi teknis, oleh karena itu masih melakukan intervensi,” katanya, saat jumpa pers, di Ruang DSS, Gedung A Lantai 2, Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2013).

Nuh pun menegaskan, kondisi ini pun harus dipertanggungjawabkan. Jadi dirinya memohon dicroscek bahwa hasil UN akan dipakai dikoreksi. “Kami tidak pernah hasil UN tidak dipakai,” tegasnya.

Di sisi lain, Nuh mengatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya jika memang dalam pelaksanaan UN 2013 yang karut marut ini tersangkut korupsi.

“Menjadi menteri political appointment, kalau itu tidak bisa, kecuali terkait dengan moralitas dan korupsi, saya mundur,” tegasnya.

“Anggaran kementerian tidak serta merta menjadi alasan diterima keterlambatan karena faktanya yang lima percetakan sanggup menyelesaikannya, bagaimana kita mensukseskan besok UN SMP, saya tidak bisa menerima menjadi satu-satunya penyebab utama, saya tidak mau melemparkan,” pungkasnya.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.