Mendikbud: Inferiority Complex Harus Dikikis

oleh -3 views
Mendikbud Mohammad Nuh
Arrief Ramdhani
Mendikbud Mohammad Nuh
Mendikbud Mohammad Nuh

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, mengunjungi Akademi Komunitas (AK) Pacitan di Pacitan, Jawa Timur. Didampingi Bupati Pacitan, Indartarto, Mendikbud berkeliling komplek gedung AK Pacitan yang masih dalam proses pembangunan tersebut.

“Kami berharap pembangunan Akademi Komunitas ini segera selesai sehingga sarana pendidikan untuk pengembangan sumber daya manusia Indonesia ini bisa segera digunakan,” ujar Mendikbud saat berkeliling di AK Pacitan, Sabtu (11/5).  Ia menargetkan gedung AK dapat diresmikan pada Juli mendatang, sehingga pada bulan September sudah bisa menerima mahasiswa baru.

banner 728x90

Dalam kesempatan tersebut Mendikbud juga sempat menjelaskan alasan pengembangan Akademi Komunitas (AK). “Kemdikbud saat ini agresif dalam investasi bidang SDM. Ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam peningkatan kapasitas SDM kita sekaligus mengatasi masalah ‘inferiority complex’ (ketidakpercayaan diri) masyarakat kita,” ujarnya.

Ia menyebut kecenderungan “inferiority complex” tersebut menggejala di hampir seluruh lapisan masyarakat sehingga menjadi masalah utama yang dihadapi bangsa Indonesia dalam proses pembangunan.

“Tentu kondisi tersebut harus segera dibenahi. Sebab, sesuai perkiraan para pakar, bersama China dan India, dalam dua atau tiga dekade mendatang Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia,” katanya.

Mantan Menkominfo itu ingin meyakinkan bahwa psikologi massal inferiority complex tersebut harus segera dikikis habis, salah satunya adalah dengan menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat. “Peningkatan kesadaran kolektif ini penting sehingga wawasan mereka tentang potensi Indonesia sebagai sebuah negara besar menjadi terbuka. Karena itulah adik-adik kita latih dan sekolahkan,” terangnya.(kemdiknas.go.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.