Maximalkan Peran Orang Tua dengan Mengaktifkan Alat Edukasi dalam Proses Home Learning

oleh -98 views
Penulis : Restiani Mahasiswi Institut Agama Islam Cipasung , Fakultas Dakwah ( KPI), dan Anggota Komunitas Literasi TABANA

Siapbelajar.com – Di tengah maraknya Virus Corona dengan istilah lain dikenal dengan Covid-19 (Corona virus Diseases-19), sangat berdampak besar terhadap perkembangan roda kehidupan manusia.

Kebijakan social distancing berakibat fatal, karena hal demikian berpengaruh pada lapisan masyarak, perekonomian mengalami resesi, lalu tersendatnya laju perekonomian menyebabkan sulitnya mendapatkan pasok kebutuhan primer sebagai sarana kebutuhan dan mempertahankan hidup.

Tidak terkecuali bidang pendidikan. kebijakan pemerintah yang mendadak mengharuskan kegiatan belajar di sekolah di rumahkan (Home Learning), bagi sebagian pihak merasa dilema dengan adanya kebijakan home learning ini, terutama orang tua.

Sitem Home Learning ini di lakukan dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.  mau tidak mau kebijakan ini harus diikuti.

Dimasa pandemi covid-19 ini, hampir semua sekolah diliburkan. Otomatis tidak bisa melakukan pembelajaran di sekolah sebagaimana biasanya.

Seperti yang terjadi pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD).  Untuk itu peran orang tua harus dimaximalkan perannya sebagai pendidik.

Tentunya, akan merasa kesulitan dalam melaksanakan proses home learning jika orang tua tidak ikut berperan aktif dalam proses pembelajaran anak.

Seperti hadirnya perasaan hawatir tidak bisa membimbing kemudian tidak bisa efektif belajar dan lain sebagainya.

Untuk itu, orang tua di tuntut untuk cerdas, dengan menyiapakan alat edukasi/ alat bantu sebagai media pembelajaran selama Home Learning.

Alat edukasi adalah suatu permainan anak yang mendidik guna dibuat untuk memberikan edukasi atau peelajaran bagi yang memainkannya.

Alat edukasi ini akan mempermudah dan menambah semangat juga  bisa merangsang anak untuk tetap mau belajar di rumah.

Media pembelajaran memiliki pengaruh yang besar terhadap bertambahnya wawasan, pengetahuan bahkan proses pengenalan sosial dalam bentuk interaksi antara anak, orang tua dan alat edukasi.

Orang tua bisa mengaplikasikan alat edukasi lewat hal-hal yang sederhana, misalnya membuat sajian yang berhubungan dengan materi pembelajaran yang akan disampaikan guru pada waktu itu, atau memanfaatkan fungsi dari gadget atau media sosial dengan menyajikan konten yang bernuansa pendidikan (Edukasi) yang sesuai dengan kadar umur anak.

Hal demikian mempengaruhi pada aktivitas pola fikir anak, yang pada dasarnya setiap anak berhak atas kelangsungan hidup tumbuh dan berkembang.

Sesuai dengan Amandemen UUD 1945 Pasal 28 B ayat 2 dinyatakan bahwa “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan nasional”.

Alat edukasi ini bahkan bisa melatih motorik anak, mudah konsentrasi bahkan anak bisa pandai memecahkan masalah. Seperti ketika anak memainkan mainan edukatif berupa puzzle, anak akan focus dan  berusaha memecahkan masalah. akan terlihat expresi bahagia ketika ia bisa menyelesaikannya.

Maka dari itu peran orang tua berhak memberikan apresiasi kepada anak seperti memberi pujian dengan bahasa lembut dan kasih sayang.

Pada dasarnya anak tidak di tuntut untuk Pintar namun di tuntut untuk bahagia. maka dari itu, peran orang tua sangat besar dalam membahagiakan anak lewat jalan memaximalkan perannya sebagai pendidik dalam proses pembelajaran Home Learning.

Jika dilihat dari manfaat positif pembelajaran home learning ini, orang tua bisa lebih dekat dengan anak, berkomunikas/berinteraksi sehingga anak lebih mudah untuk memahami bahasa orang tua nya, dan sejatinya orang tua merupakan madrasah pertama bagi anak – anaknya.

Keberhasilan proses belajar anak  home learning akan berhasil jika orang tua ikut berperan aktif dalam proses pembelajaran.

Profil Penulis : Restiani Mahasiswi Institut Agama Islam Cipasung , Fakultas Dakwah ( KPI), dan Anggota Komunitas Literasi TABANA. IG: @Restiani504, Facebook: Restiani, Email: Suarahatiresti@gmail.com