Masih Tersedia 25.000 Kuota Bidik Misi

oleh -5 views
Ilustrasi (solopos.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (solopos.com)
Ilustrasi (solopos.com)

SEMPATAN untuk calon mahasiswa tidak mampu untuk mendapatkan program beasiswa bidik misi masih terbuka. Ini setelah kuota bidik misi ditambah jumlahnya sebanyak 15.000 calon mahasiswa. Dengan begitu, kuota total bidik misi yang sebelumnya adalah 60.000, menjadi 75.000.

Calon mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu bisa mengajukan untuk mendapatkan bidik misi melalui jalur seleksi mandiri yang digelar masing-masing perguruan tinggi.

Hal ini diutarakan Sekretaris Jenderal Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Ainun Naim. Saat ini, dari total 60.000 kuota bidik misi yang disediakan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) di tahun 2016 ini, sudah hampir 50.000 terisi oleh peserta yang lolos melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN.

“Penerima bidik misi di jalur SNMPTN sekitar 24.000. Sementara sekarang di SBMPTN sedikitnya ada 25.000 penerima bidikmisi. Artinya masih ada sisa kuota 10.000 bidikmisi untuk di jalur seleksi mandiri. Namun beberapa waktu lalu, setelah adanya perubahan anggaran kami menambah kuota untuk bidikmisi sebanyak 15.000. Sehingga saat ini masih ada 25.000 kuota bidik misi untuk mahasiswa yang tidak mampu,” ujarnya seusai konferensi pers Hasil SBMPTN di Kantor Kemenristek Dikti, di Jakarta, Selasa, 28 Juni 2016.

Pengajuan penambahan alokasi anggaran untuk 15.000 kuota bidik misi tahun ini dikabulkan pemerintah pusat. Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI pada awal pekan lalu, telah ditetapkan Kemenristek Dikti mendapatkan dana tambahan sebesar 1,8 Triliun. Ini setelah sebelumnya dilakukan pemotongan anggaran terlebih dulu sebesar 1,9 Triliun.

Dana tersebut digunakan salah satunya untuk penambahan alokasi anggaran bagi bidik misi. Kemudian juga dialokasikan untuk perbaikan sarana dan prasarana di perguruan tinggi. (pikiran-rakyat.com)