Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Digelar Lebih Awal

oleh -1 views
SEBANYAK 500 siswa baru mengikuti Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah di SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, Kamis 14 Juli 2016. (pikiran-rakyat.com)
Arrief Ramdhani
SEBANYAK 500 siswa baru mengikuti Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah di SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, Kamis 14 Juli 2016. (pikiran-rakyat.com)
SEBANYAK 500 siswa baru mengikuti Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah di SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya, Kamis 14 Juli 2016. (pikiran-rakyat.com)

MASA pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di seluruh SMA dan SMK Negeri di Kota Tasikmalaya digelar lebih awal dari jadwal hari pertama tahun ajaran baru 2016/2017.

Hal tersebut dilakukan sesuai Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah.

“Berdasarkan kesepakatan, SMA dan SMK Negeri menggelar MPLS lebih awal. Hal ini dilakukan agar kegiatan belajar-mengajar lebih efektif. Kalau sekolah swasta saat ini sedang proses penerimaan siswa baru. Jadi, mungkin waktunya berbeda,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya Mohammad Dani, Kamis 14 Juli 2016.

Dani mengatakan, ia akan melakukan pengawasan kepada seluruh sekolah yang menggelar masa pengenalan peserta didik baru. Jika menemukan indikasi perploncoan yang dilarang Kemendikbud, Disdik memastikan sekolah tersebut akan mendapat sanksi disesuaikan tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Menurut Dani, pengawasan perlu dilakukan karena pada tahun sebelumnya masih ditemukan masa pengenalan lingkungan sekolah yang berbau perploncoan atau perisakan. Sementara tahun ini, MPLS lebih ditekankan pada pengenalan lingkungan yang sebenarnya seperti mengenalkan kurikulum hingga program ekstrakulikuler sekolah terutama pramuka.

“Tidak ada lagi kegiatan perpeloncoan seperti senior membentak junior. Sebenarnya di Tasikmalaya tidak ditemukan hal-hal yang merugikan siswa baru, namun antisipasi tetap harus dilakukan,” ucap Dani.

Wakil Kepala Bidang Kehumasan SMAN 1 Tasikmalaya, Tatang mengatakan, sebelum Kemendikbud menerbitkan Permendikbud tentang masa perkenalan lingkungan sekolah, sekolahnya sudah tidak pernah menggelar masa orientasi dengan hal-hal yang konyol. Masa orientasi tersebut diisi hal-hal bermanfaat dengan mengenakan lingkungan sekolah, kurikulum, hingga ekstrakuler.( pikiran-rakyat.com)