Mahasiswa Unpad Wajib Bikin Proposal PKM dan Daur Ulang Sampah

oleh -10 views
Foto : Salah satu kegiatan dalam kampanye bahaya plastik di Unpad/Unpad
Arrief Ramdhani
Foto : Salah satu kegiatan dalam kampanye bahaya plastik di Unpad/Unpad
Foto : Salah satu kegiatan dalam kampanye bahaya plastik di Unpad/Unpad

MAHASISWA baru Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung tahun ajaran 2014-2015 wajib membuat video proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan program daur ulang sampah.

“Mahasiswa baru didorong untuk memiliki jiwa kreatif, hari pertama masuk kampus wajib menyerahkan video PKM dan program daur ulang sampah,” kata Ketua Pelaksana Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unpad Dr Dudy Heriyadi di Bandung, Rabu.

Ia menyatakan video kreativitas mahasiswa itu akan diapresiasi dalam acara Pramuda Awards 2014 yang akan digelar kemudian dalam sebuah prosesi khusus.

Program itu merupakan upaya Unpad untuk mendorong kreatifitas dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Selain itu mendorong jiwa entrepreneurship di kalangan mahasiswa baru.

Menurut Dudi, perguruan tinggi yang berkampus di Bandung dan Sumedang itu akan menggelar Student Day akan dilaksanakan pada 18 – 19 Agustus 2014.

“Pada acara Student Day yang dilaksanakan oleh BEM Kema Unpad, mahasiswa baru akan diperkenalkan dengan berbagai kegiatan mahasiswa di tingkat universitas, yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan perwakilan fakultas melalui parade UKM serta penampilan bakat masing-masing UKM,” katanya.

Unpad menerima 5.700 calon mahasiswa baru, untuk program sarjana. Baik itu melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)sebanyak 2.696 dan jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Menurut Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unpad Prof Dr H Engkus Kuswarno, program Bidikmisi tahun ini tidak ada kuota, ini merupakan kesepakatan secara nasional, jadi semuanya bergantung pada seleksi.

Calon mahasiswa yang telah mendaftar ke Bidikmisi menurutnya, sekitar 900 orang. Berdasarkan pemantauan, jumlah itu akan terus meningkat dan ditargetkan akan berjumlah sekitar 1.400 orang.(republika.co.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.