Mahasiswa Jangan Resah Program Bidikmisi tak Akan Dihentikan

oleh -5 views
catatan-harian-fathan.blogspot.com/
Arrief Ramdhani
catatan-harian-fathan.blogspot.com/
catatan-harian-fathan.blogspot.com/

PROGRAM beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu atau Bidikmisi yang merupakan produk pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudoyono, dipastikan tidak akan dihentikan setelah presiden baru menjalankan pemerintahan. Alasannya, karena program beasiswa Bidikmisi dapat membantu mengentaskan kemiskinan masyarakat melalui pendidikan.

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof. Dr. Ravik Karsidi, menyatakan hal itu, menanggapi kekhawatiran sejumlah mahasiswa UNS penerima beasiswa Bidikmisi, terkait nasib program tersebut setelah masa transisi pemerintahan.

“Program ini sudah menjadi komitmen nasional. Siapapun menterinya, siapapun presidennya, Bidikmisi seharusnya dipertahankan. Karena program itu sudah teruji sangat baik untuk memberikan akses pendidikan kepada orang miskin yang memiliki kemampuan akademik,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (8/8/2014).

Rektor minta mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi tidak perlu resah dengan pergantian kepemimpinan nasional nanti. Dia memastikan program beasiswa Bidikmisi tetap dilanjutkan presiden baru.

Prof. Ravik menjelaskan, program beasiswa Bidikmisi bertujuan membantu mengentaskan kemiskinan masyarakat. Mahasiswa dari keluarga tidak mampu dibiayai penuh selama studi S-1 delapan semester, berupa biaya pendidikan dan biaya hidup. Bahkan, para lulusan S-1 terbaik dari program Bidikmisi diprioritaskan studi lanjut ke S-2 juga dengan beasiswa Bidikmisi.

“Diharapkan para sarjana yang lulus dengan fasilitas beasiswa Bidikmisi memiliki masa depan lebih baik dengan bekal pendidikan tinggi,” kata Rektor UNS lagi.

Sejak digulirkan tahun 2010, kuota penyaluran beasiswa Bidikmisi secara nasional terus meningkat. UNS pada tahun pertama 2010 mendapat kuota 600 mahasiswa. Tahun berikutnya, kuota beasiswa Bidikmisi UNS naik menjadi 700 mahasiswa, tahun 2012 sebanyak 1.020 mahasiswa dan tahun 2013 mencapai 1.320 mahasiswa, semuanya diterima melalui seleksi mahasiswa baru.

Setiap mahasiswa peserta program tersebut, mendapat beasiswa sebesar Rp 6 juta per semester, dengan rincian biaya pendidikan Rp 2,4 juta per semester dan biaya hidup Rp 3,6 juta per semester. (pikiran-rakyat.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.