Kurikulum 2013, Beri Kesempatan Anak Ekspresikan Diri

oleh -3 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

DIREKTUR Jenderal Pendidikan Menengah Hamid Muhammad meluncurkan kurikulum 2013 di Serpong, Banten, Senin (15/7). Peluncuran tersebut termasuk rangkaian peluncuran kurikulum 2013 di sejumlah daerah yang dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, dan jajaran eselon I dan II di lingkungan Kemdikbud.

Dalam prosesi peluncuran tersebut, hadir wali kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, dan jajaran dinas pendidikan provinsi Banten.

Dalam sambutannya Hamid mengatakan, kurikulum 2013 merupakan bentuk penataan dan penguatan pendidikan karakter. Karakter dianggap penting karena selama ini masalah karakter mulai terabaikan. “Sehingga yang paling banyak digenjot itu masalah akademik, lupa bahwa pendidikan itu adalah mendidik bukan hanya mengajar,” katanya.

Selain itu, kata Hamid, kurikulum 2013 juga menguatkan substansi pendidikan. Perbandingan capaian pendidikan di Indonesia berbeda jauh dengan pendidikan negara lain. Siswa Indonesia, katanya, baru menguasai level terendah yaitu menghafal. “Kalo menghafal kita paling jago tetapi kalo sudah menganalisis, memecahkan masalah dan seterusnya kita itu termasuk kategori yang kurang, oleh karena itu kita perbaiki,” jelasnya.

Hamid juga menekankan, kurikulum 2013 juga mendidik anak-anak menjadi kreatif. Kreatifitas yang akan didorong, karena dengan kreatifitas akan menghasilkan inovasi. “Dengan inovasi akan meningkatkan produktifitas, dan ini yang diperlukan oleh negara kita nanti pada masa yg akan datang,” katanya.

Dengan implementasi kurikulum 2013 ini diharapkan anak-anak akan kreatif dalam mengekspresikan diri. Sehingga akan muncul inovasi-inovasi baru.(kemdikbud.go.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.