Kuak Rahasia Gunung Padang, Unpad Datangkan Para Ahli

oleh -17 views
Pemandangan sebagian dari situs megalitikum Gunung Padang, Jawa Barat. Peradaban megalitikum diketahui di Tanah Air tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Pulau Nias, Sumatera Utara, dan sebagian Pulau Flores, NTT. Situs Gunung Padang diketahui berusia jauh lebih tua ketimbang peradaban Mesir Kuno. (wikipedia.org)
Arrief Ramdhani
Pemandangan sebagian dari situs megalitikum Gunung Padang, Jawa Barat. Peradaban megalitikum diketahui di Tanah Air tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Pulau Nias, Sumatera Utara, dan sebagian Pulau Flores, NTT. Situs Gunung Padang diketahui berusia jauh lebih tua ketimbang peradaban Mesir Kuno. (wikipedia.org)
Pemandangan sebagian dari situs megalitikum Gunung Padang, Jawa Barat. Peradaban megalitikum diketahui di Tanah Air tersebar di beberapa wilayah, di antaranya Pulau Nias, Sumatera Utara, dan sebagian Pulau Flores, NTT. Situs Gunung Padang diketahui berusia jauh lebih tua ketimbang peradaban Mesir Kuno. (wikipedia.org)

Situs Gunung Padang sejak 2011 telah memperoleh perhatian yang bombastis dari dalam negeri dan luar negeri. Ada indikasi di dalam situs tersebut terdapat piramida dan berton-ton emas.

Untuk menguak rahasia di balik situs yang terletak di Kabupaten Cianjur tersebut, Universitas Padjadjaran (Unpad) melaksanakan seminar bertajuk Situs Gunung Padang dan Permasalahannya, Selasa (7/10).

“Ini bentuk kepedulian Unpad sebagai tinggalan sejarah Sunda,” ujar Kepala Departemen Fakultas Sejarah dan Filologi Unpad Nina Herlina Lubis.

Seminar ini akan membahas informasi dan perkembangan apa saja yang sudah dicapai dalam penggalian situs Gunung Padang. Hingga saat ini, tim nasional sudah dibentuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sejumlah ahli geologi hadir dalam seminar yang dilaksanakan di Kampus Jatinangor tersebut. Pembicara seminar diantaranya Mundarjito,  arkeologi dari Universitas Indonesia yang juga tim ahli cagar budaya nasional di Kemendikbud.

Seminar juga mengundang Guru Besar Geologi Unpad Adjat Sudrajat, Ketua Ikatan Arkeologi Indonesia Junus Satrio Atmodjo, dan ahli geologi Soetikno Bronto dan Sujatmiko.(republika.co.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.