Kisah Petani Cabai Sukses di Tasikmalaya yang Meraup Untung Puluhan Juta

waktu baca 2 menit
Rabu, 13 Des 2023 14:47 0 412 Udan Muhdiana

SIAPBELAJAR.COM – Petani cabai asal Kampung Cigalontang, Kelurahan Cipari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Sani Husni Mubarokah telah menunjukkan kesuksesannya dalam bercocok tanam cabai. Sani, seorang petani yang memiliki kecintaan terhadap tanaman cabai, memulai pertaniannya sejak sebelum lulus SMP.

Meskipun tanaman cabai rawit membutuhkan perhatian khusus, Sani membuktikan bahwa dengan keuletan dan dedikasinya, hasilnya dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi keluarganya. Dalam menjalankan usahanya, Sani memberikan penjelasan tentang teknik bercocok tanam cabai.

Ia menekankan perlunya perawatan yang tepat, seperti penataan lahan, pemberian kompos, penggunaan pupuk kimia dan trikoderma, serta penggunaan mulsa untuk melindungi tanaman dari cuaca ekstrem. Sani juga menyoroti pentingnya perawatan terhadap serangan hama, seperti trip, dengan menggunakan insektisida.

Sani berhasil membuktikan bahwa tanam cabai dapat memberikan keuntungan yang signifikan. Dengan luas lahan kurang dari 1 hektar, Sani mampu menghasilkan cabai dengan kualitas yang baik. Meskipun pernah mengalami kegagalan dan kerugian, seperti saat harga cabai turun dan gagal panen, namun ia tetap teguh dan tidak mudah menyerah.

Pembuatan Website

“Dulu, saya pernah bingung cari pekerjaan apa yang cocok di saat pandemi Covid-19, saat itu saya punya modal hanya Rp85.000, itupun sebagian pemberian dari warga, namun saya tetap semangat merintis dari nol sampai berhasil bangkit dari keterpurukan ekonomi saat itu,” katanya.

Dengan modal awal sekitar Rp85.000, Sani berhasil memanen cabai dengan nilai lebih dari puluhan juta rupiah. Ia menceritakan bahwa kecintaannya terhadap ilmu tani sudah muncul sejak ia belajar di bangku SMP. Keberhasilan ini memungkinkannya untuk menyewa lahan dan bibit benih cabai. Selain itu, dia juga membagikan kunci kesuksesannya, yaitu perawatan yang tepat waktu dan rajin bertukar pengalaman dengan sesama petani.

Dia berharap, kisah suksesnya dapat menjadi motivasi bagi petani muda untuk terjun ke dunia pertanian, khususnya bertani cabai. Ia menekankan pentingnya berbagi ilmu dan pengalaman antar petani untuk meningkatkan kesejahteraan bersama. Selain aktif menjadi Rukun Tetangga (RT), Sani juga menciptakan kelompok tani yaitu Jaya Mukti.

“Dengan semangat dan tidak kenal lelah, saya berharap dapat terus memotivasi petani-petani muda agar lebih berani berinovasi dan mengembangkan pertanian, kerja keras dan keuletan. Setiap petani dapat meraih kesuksesan yang sama seperti yang saya capai.” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA