Kepsek & Guru SMPN 1 Pagerageung Sisihkan Gaji Untuk Siswa Berprestasi

oleh -94 views
Kepsek & Guru SMPN 1 Pagerageung Sisihkan Gaji Untuk Siswa Berprestasi(kabar-priangan.com)
Arrief Ramdhani
Kepsek & Guru SMPN 1 Pagerageung Sisihkan Gaji Untuk Siswa Berprestasi(kabar-priangan.com)
Kepsek & Guru SMPN 1 Pagerageung Sisihkan Gaji Untuk Siswa Berprestasi(kabar-priangan.com)

LANGKAH Kepala SMP Negeri 1 Pagerageung, Drs. Yoyo Yo­hansyah menyisihkan gajinya untuk siswa berprestasi, boleh terbilang langka, namun dinilai cukup menarik.

Pasalnya, hal ini jarang dila­kukan oleh para kepala sekolah lainnya di Kabupaten Tasikma­la­ya. Tak hanya prestasi dalam bidang akademik, siswa yang ber­prestasi dalam bidang non-akademik pun diberikan penghargaan. Semuanya itu sebagai motivasi untuk meningkatkan dan mendorong siswa lain agar berprestasi.

banner 728x90

Hal tersebut dibuktikan, Drs. Yoyo Yohansyah dalam acara kenaikan kelas dan perpisahan siswa SMP Negeri 1 Pagera­geung, Selasa (16/6/2015). Di­mana sejumlah siswa yang memperlihatkan prestasi di bi­dang akademik maupun non-akademik diberikan apresiasi dengan memberikan hadiah yang disisihkan dari gajinya.

Tidak hanya kepala sekolah, seluruh tenaga pengajar di sekolah tersebut juga melakukan hal yang sama.
“Memiliki siswa berprestasi itu sangat membanggakan. Sa­ngat tidak berlebihan jika saya dan guru-guru memberikan ap­resiasi,” kata Kepala SMP Negeri 1 Pagerageung, Drs. Yoyo Yo­hansyah.

Menurutnya, saat ini siswa yang berprestasi di bidang aka­demik ada sekitar 30 orang dan non-akademik 1 orang, yakni juara II tenis meja O2SN tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupa­ten Cirebon.
Bagi siswa yang berprestasi di bidang non-akademik itu dibe­rikan Rp 750.000. Namun, secara terpisah para guru pun memberikannya.

Dikatakan Yoyo, ini bukan ma­salah jumlah besar kecilnya uang yang diberikan, tetapi sua­tu bentuk penghargaan dan peng­hormatan bagi mereka yang berprestasi. Tujuan lainnya, agar siswa lain bisa terpacu untuk berprestasi.

“Untuk itu saya sebagai ke­pala sekolah dan para guru, ingin memberikan apresiasi de­ngan menyisihkan dari gaji, bagi siswa yang susah payah dan be­kerja keras agar bisa berpres­tasi,” tegasnya.
Diakui Yoyo, untuk meraih prestasi baik di bidang akade­mik maupun non-akademik memang tidaklah gampang. Hal itu hanya bisa dicapai oleh siswa yang memiliki bakat, disiplin dan mau bekerja keras.
Makanya wajar jika memberi­kan apresiasi bila ada yang ber­prestasi. Dimana apresiasi ini diharapkan menjadi pemacu bagi semua siswa agar rajin belajar, bekerja keras dan disiplin.

Penghargaan seperti ini, lanjut Yoyo, sangat dibutuhkan ba­gi siswa atas keberhasilannya. “Sekolah ataupun guru tidak hanya dapat memberikan ucap­an kata terima kasih semata, te­tapi sesuatu yang dapat me­macu dan meningkatkan sema­ngat siswa,” ungkapnya.(kabar-priangan.com)