Kepala Sekolah Mitra LPTK Kompak Sukseskan Pendampingan Guru

oleh -14 views
Pertemuan membahas hasil pendampingan tahap pertama oleh Kepsek, Pengawas, guru dan Fasilitator Sekolah Mitra LPTK di MTsN Model (1/10).(prioritaspendidikan.org)
Arrief Ramdhani
Pertemuan membahas hasil pendampingan tahap pertama oleh Kepsek, Pengawas, guru dan Fasilitator Sekolah Mitra LPTK di MTsN Model (1/10).(prioritaspendidikan.org)
Pertemuan membahas hasil pendampingan tahap pertama oleh Kepsek, Pengawas, guru dan Fasilitator Sekolah Mitra LPTK di MTsN Model (1/10).(prioritaspendidikan.org)

“PELATIHAN dianggap barhasil jika pengalaman belajar yang diperoleh selama pelatihan tersebut diterapkan di sekolah”. Pernyataan ini mengemuka dalam Kegiatan Meeting and Working with TTI Lab and Partner Schools South Sulawesi yang diselenggarakan pada 22 September 2014 yang lalu, sekaligus menjadi tekad yang disepakati oleh para guru, kepala sekolah, komite, dan pengawas sekolah mitra UNM & UIN Alauddin ini.

Untuk merealisasikan tekad tersebut, para kepala SMP & MTs mitra UNM & UIN Alauddin Makassar menggagas pertemuan antara kepala sekolah, Koordinator MGMP (IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan IPS) sekolah mitra, pengawas, dan fasilitator LPTK. Kegiatan ini digelar pagi tadi (1 Oktober 2014, pukul 08.00 – 11.00) di MTsN Model Makassar. Dalam kegiatan ini hadir Kepala SMPN 2 Makassar, Kepala SMPN 26 Makassar, Kepala SMPN 27 Makassar, Kepala MTsN Balang-Balang Gowa, Ketua Yayasan MTs Madani Alauddin, tuan rumah Kepala MTsN Model Makassar, Bendahara SMPN 27 Makassar dan SMPN 2 Makassar, para Koordinator MGMP sekolah mitra untuk lima mata pelajaran (Bahasa Inggris, IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, & IPS), perwakilan pengawas Dinas dan Kemenag, perwakilan fasilitator LPTK untuk setiap mata pelajaran, TTI Coordinator UNM & UIN Alauddin, serta TTI DS USAID PRIORITAS Sulsel.

Beberapa hal menjadi topik diskusi dalam pertemuan ini. Pembahasan yang serius terkait dengan pelaksanaan pendampingan tahap pertama, kemajuan yang dicapai, permasalahan yang muncul, serta berbagai upaya yang dapat dan mungkin dilakukan sebagai perbaikan dan peningkatan kualitas pendampingan tahap kedua (anggaran 2014 – 2015).

Sejumlah keputusan disepakati dalam pertemuan ini, antara lain: kegiatan MGMP akan dilakukan dengan system lesson study, pelaksanaannya dua kali sebulan untuk masing-masing MGMP, ditetapkan hari MGMP yang berbeda untuk setiap mata pelajaran dan jadwal mengajar guru akan disesuaikan agar tidak berbenturan waktunya, snack seluruh peserta MGMP & biaya transportasi akan ditanggulangi oleh sekolah dengan besaran Rp25.000 per orang untuk setiap kali kegiatan MGMP, guru-guru harus memperlihatkan bukti keikutsertaannya dalam kegiatan MGMP kepada kepala sekolah, coordinator MGMP dan Fasilitatator LPTK akan memberikan laporan secara berkala, akan dilakukan monitoring bersama antara kepala sekolah, Fasilitator LPTK, TTI Koordinator, dan TTI DS untuk memastikan efektivitas pelaksanaan pendampingan tersebut dan memastikan dampaknya bagi profesioanlisme guru, pengelolaan kelas, proses dan hasil belajar serta pajangan karya siswa.

Pembentukan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah/Madrasah Mitra (MKKSM) USAID PRIORITAS juga menyeruak dalam pertemuan ini.  Drs. Ruslan, M.Pd. (Kepala SMPN 26 Makassar) yang terpilih sebagai formatur Ketua MKKSM diamanahi untuk menyusun struktur kepengurusannya.  Dalam kesempatan ini, Nensilianti (TTI DS Sulsel) menyerahkan bantuan buku dari USAID PRIORITAS  kepada sekolah-sekolah mitra UNM & UIN Alauddin tersebut.(prioritaspendidikan.org)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.