Kenali SBMPTN, Yuk

oleh -2 views
Ilustrasi (jabar.tribunnews.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (jabar.tribunnews.com)
Ilustrasi (jabar.tribunnews.com)

TAHUN ini jalur penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) mengalami perubahan. Tidak hanya itu, berbagai istilah baru pun muncul dalam proses seleksi yang terdiri atas tiga jalur itu.
Mendekati pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada 13 Mei mendatang, yuk kita kenali lebih dekat berbagai istilah yang ada di SBMPTN biar enggak bingung.

Pembantu Rektor I Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto Mas Yedi Sumaryadi menyebut, tahun ini terdapat perubahan istilah jurusan dalam SBMPTN. Jika dulu kita mengenal tiga jurusan, yakni IPA, IPS, dan IPC, maka kali ini mereka berganti nama menjadi Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum), dan Campuran.

“Materi Ujian Saintek terdiri dari Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) yang terdiri dari Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, serta Tes Kemampuan Dasar Saintek yang terdiri atas Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika,” ujar Yedi, seperti dikutip dari laman Unsoed, Selasa (9/4/2013).

Untuk Soshum, lanjutnya, selain TPA dan TKDU, para peserta juga akan menjalani Tes Kemampuan Dasar Soshum, yaitu Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi. Sedangkan mereka yang memilih jurusan Campuran harus mengikuti ujian TPA, TKDU, TKD Saintek, dan TKD Soshum.

Perbedaan lain, kata Yedi, para peserta SBMPTN dapat memilih tiga jurusan. “Berbeda dengan tahun sebelumnya yang maksimal memilih dua program studi baik IPA dan IPS, maka untuk tahun ini Saintek, Soshum, dan Campuran, semuanya dapat memilih tiga program studi,“ ungkap Ahli Fisiologi Gunalaksana itu.

Namun, tambahnya, para peserta harus cermat dalam memilih program studi. Jika peserta hanya memilih satu jurusan, maka dia bebas menempatkan pilihannya di PTN manapun. “Bila memilih dua program studi atau lebih, maka salah satu pilihan program studi harus dari PTN yang berada dalam satu wilayah tempat peserta mengikuti ujian,“ urai Yedi.

Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto siap menggelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bersama 62 perguruan tinggi negeri (PTN) lainnya.

Pembantu Rektor I Unsoed Mas Yedi Sumaryadi menyatakan, SBMPTN merupakan seleksi masuk PTN yang diselenggarakan serentak dan dalam bentuk ujian tertulis. Panduan teknis untuk pendaftaran, lanjutnya, dapat diunduh pada https://download.sbmptn.or.id mulai 30 April 2013 mendatang.

“Rencananya, pendaftaran akan dimulai pada 13 Mei 2013 hingga 7 Juni 2013 secara online di https://sbmptn.or.id. Seleksi ini dapat diikuti oleh lulusan sekolah menengah, madrasah atau satuan pendidikan yang setara tahun 2011, 2012, dan 2013,“ kata Yedi, seperti dilansir olehOkezone, Selasa (9/4/2013).

Mantan Dekan Fakultas Peternakan Unsoed itu menyatakan, berbeda dengan SNMPTN yang gratis, untuk pendaftaran SBMPTN siswa harus membayarkan biaya sesuai jurusan yang mereka pilih. Baik IPA yang kini berganti nama menjadi Sains dan Teknologi (Saintek), IPS yang berubah menjadi Sosial dan Humaniora (Soshum), serta IPC yang kini bernama Campuran. “Untuk kelompok ujian Saintek dan Soshum, siswa harus membayar Rp175 ribu. Sementara untuk kelompok ujian campuran Rp200 ribu,” tuturnya.

Terkait Bidik Misi, Yedi menyebutkan, para peserta harus terlebih dahulu mendaftar ke https://bidikmisi.dikti.go.id. Dengan demikian Ditjen Dikti dapat memverifikasi data calon penerima Bidik Misi tersebut sebelum mendapatkan Kode Akses Pendaftaran (KAP) dan PIN untuk mendaftar SBMPTN.

“Untuk peserta Bidik Misi yang belum diterima pada SNMPTN kemarin, KAP dan PINnya masih dapat digunakan kembali sehingga tidak perlu membayar biaya seleksi”, ungkap Yedi.

Rencananya, ujian tertulis akan diselenggarakan pada 18-19 Juni 2013 dan pengumuman hasil ujian pada 12 Juli 2013. Dalam pelaksanaannya, SBMPTN kali ini masuk di Wilayah II bersama Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Universitas Negeri Semarang (Unnes), IAIN Walisongo (Jawa Tengah), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), serta UIN Sunan Kalijaga (DI Yogyakarta).(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.