Kenali Beasiswa Luar Negeri di Solo Research Network

oleh -6 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

SOLO Research Network tengah mendorong lebih banyak pelajar dan mahasiswa, dosen, peneliti, aktivis, termasuk professional Indonesia untuk memenangkan berbagai macam beasiswa dan sekolah gratis di luar negeri.
“Salah satu langkah adalah melalui Workshop How to Win International Scholarships yang akan digelar pada 1 Juni 2013 di Solo,” kata CEO Solo Research Nerwork, Ubed Abdilah saat bertemu Okezone, di Solo, Jawa Tengah, Rabu (22/5/2013).

Dalam *workshop* tersebut akan hadir fasilitator, seperti Dicky Sofjan, Haryani Saptaningtyas, dan sejumlah alumini penerima beasiswa international dari Fulbright, Ford Faundation, dan Asia Research Institut di National University of Singapore (NUS).

Dia menambahkan, saat ini memang mudah mendapatkan informasi sekolah gratis di luar negeri melalui beasiswa internasional. Apalagi dengan memanfaatkan media jejaring sosial yang marak digunakan kaum muda.

“Melalui perkembangan teknologi informasi via internet dan jejaring media sosial, dengan mengklik kata kunci “beasiswa”, maka akan muncul ribuan informasi seputar beasiswa dan kesempatan studi di luar negeri. Namun, banyak orang yang tidak memaksimalkan informasi yang ada karena tidak tahu bagaimana kemudian menindaklanjuti informasi tersebut,” tuturnya.

Menurut Ubed, informasi tersebut tidak cukup. Para peminat beasiswa harus menguasai keterampilan khusus dan detail proses melamar beasiswa, mengetahui syarat-syaratnya serta memiliki  mentalitas yang kuat untuk memenangkan beasiswa atau cita-cita sekolah gratis di luar negeri.

“Sebagai contoh, setiap lembaga donor penyedia beasiswa memiliki format aplikasi beasiswa yang berbeda-beda dan meminta syarat yang berbeda disesuaikan dengan latar belakang motivasi pelamar dan latar belakang studinya,” jelas Ubed.

Sebagian lembaga donor memberikan dana untuk seluruh kebutuhan si penerima beasiswa mulai dari persiapan keberangkatan, mengurus visa, ongkos ke negara tujuan, biaya sekolah dan akomodasi hingga keasuransi.

Namun, sebagian beasiswa hanya mencakup biaya sekolah/kuliah, atau hanya sebagian dari kebutuhan akomodasi. Untuk itu, perlu kecermatan dari pelamar beasiswa ketika hendak mengajukan lamaran sebuah tawaran beasiswa.

“Oleh karena itu, Solo Research Network merupakan jejaring peneliti dan akademisi dari berbagai institusi dan universitas ingin membantu melalui Workshop,” pungkasnya.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.