Kemenkes Beri Kesempatan Belajar S1-S3

oleh -2 views
Gedung Kemenkes.
Arrief Ramdhani
Gedung Kemenkes.
Gedung Kemenkes.

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) membuka kesempatan tugas belajar dalam negeri untuk program S-1, S-2, dan S-3 bagi pegawai negeri sipil (PNS) SDM Kesehatan 2013.

Dikutip dalam situs resmi Setkab, Selasa (4/6/2013), dalam surat edaran yang ditandatangani Kepala Badan PPSDM Kesehatan, dr Untung Suseno Sutarjo pada 28 Mei itu disebutkan, program studi yang diikuti pada Pendidikan Tinggi Negeri (PTN) yang terakreditasi minimal “B”.

Apabila Program Studi dan Peminatan yang dibutuhkan tidak terdapat di PTN, maka calon peserta dapat mengikuti seleksi akademik di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terakreditasi minimal “B” dari  lembaga yang berwenang.

“Dalam SE itu disebutkan, bagi PNS yang menduduki jabatan struktural diberhentikan dari jabatannya, dan bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional akan dibebaskan sementara dari jabatannya,” jelas keterangan tersebut.

Selain itu, PNS calon peserta tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat, dan tidak sedang melaksanakan pendidikan dan pelatihan penjenjangan.

Adapun jangka waktu pelaksanaan pendidikan adalah:
a. Program Strata I (S-1) paling lama empat tahun.
b. Program Strata II (S-2) paling lama dua tahun.
c. Program Strata III (S-3) paling lama empat tahun.

Sedang Komponen bantuan beasiswa pendidikan bagi peserta tugas belajar SDM meliputi:
a. Bantuan biaya hidup dan operasional.
b. Uang buku dan referensi;
c. Biaya untuk pendidikan terdiri dari SPP. Matrikulasi dan Praktek (dibuktikan dengan SK Rektor).
d. Biaya Riset secara at cost dengan melampirkan TOR/Proposal yang sudah  disahkan oleh Dosen pembimbing, RAB dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab  Mutlak (SPTJM).
e. Transport keberangkatan dan kepulangan secara at cost dan uang harian.

Jenis pendanaan yang ditanggung oleh Kementerian Kesehatan selama tugas belajar meliputi:
a. Biaya penuh, diberikan selama peserta tubel mengikuti proses pendidikan sejak  semester awal hingga akhir, sesuai dengan batas masa studi maksimal.
b. Biaya parsial, diberikan kepada mereka yang sedang mengikuti proses pendidikan (maksimal semester III bulan September 2013) dan belum memperoleh dana.

Dana tubel yang diberikan adalah dana lanjutan selama peserta tugas belajar masih dalam proses belajar mengajar yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Institusi Pendidikan, dan bagi peserta yang  diusulkan maka semua ketentuan tetap mengacu dalam Surat Edaran ini.

“Peserta yang mengikuti pendidikan 2013 sudah dalam penyusunan skripsi/tesis tidak diberikan bantuan beasiswa,” bunyi Surat Edaran itu.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.