Kemendikbud luncurkan aplikasi belajar Paket c daring

oleh -10 views
Ilustrasi (pendidikan.depoklik.com)
Arrief Ramdhani
Peserta UN Hadi Suarno (54) peserta pendidikan kesetaraan paket C mengikuti Ujian Nasional di SDN Anyelir 1, Depok, Jawa Barat, Senin (14/4). Hadi mengaku melanjutkan pendidikan SMA pada usianya yang tak lagi muda dengan harapan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik.(antaranews.com)
Peserta UN Hadi Suarno (54) peserta pendidikan kesetaraan paket C mengikuti Ujian Nasional di SDN Anyelir 1, Depok, Jawa Barat, Senin (14/4). Hadi mengaku melanjutkan pendidikan SMA pada usianya yang tak lagi muda dengan harapan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik.(antaranews.com)

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan aplikasi belajar paket C sistem dalam jaringan (daring) dan sumbangan buku daring saat peringatan Hari Aksara Internasional di Kota Palu, Kamis.
Peluncuran itu dilakukan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Harris Iskandar dan Deputi Deputi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Agus Sartono dengan penekanan tombol.

Usai peluncuran, Dirjen Harris dan Agus mencoba aplikasi di lokasi pameran di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah dengan melakukan telewicara dengan para pegiat pendidilan yang berada di beberapa kota termasuk yang di Bekasi dan Jakarta.

“Dengan ini belajar bisa dari jarak jauh. Bisa mengunakan komputer, bahkan HP. Saya yakin peserta belajar punya HP,” kata Agus saat berdialog dengan para pegiatan pendidikan.

Dia meminta agar aplikasi belajar daring ini dimaksimalkan penggunaannya agar makin banyak warga yang lulus program penyetaraan.

“Jangan sampai setelah diresmikan, besoknya berhenti. Belajar kan juga bisa mamakai internet,” katanya.

Pada tahun 2016, puncak acara Hari Aksara Internasional di Palu dengan beberapa agenda antara lain Festival Budaya Baca, lokakarya/ workshop yang mengundang komunitas literasi dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Seminar Nasional Percepatan Tuna Aksara yang dihadiri oleh sejumlah kepala dinas dan pengambil kebijakan di daerah, dan pameran hasil karya warga belajar keaksaraan dan lomba-lomba keberaksaraan.

Puncak acara Hari Aksara Internasional dihadiri oleh kepala dinas pendidikan provinsi dan beberapa kepala dinas pendidikan kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, Kepala UPT Pusat Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, lembaga- organisasi mitra penyelenggara program penerima sejumlah penghargaan.

Pada puncak peringatan HAI 2016 ini, Kemendikbud juga memberikan bantuan kepada peserta didik melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Acara ini batal dihadiri Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola karena mereka mengikuti rapat kabinet di Jakarta. (antaranews.com)