Kemdikbud Motori Revitalisasi Gerakan Pramuka

Wednesday 07 May 2014 , 4:50 AM
Ilustrasi

Ilustrasi

KETUA Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, menyatakan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menjadi motor penggerak revitalisasi gerakan Pramuka. Selama ini gerakan Pramuka  kurang terdengar gaungnya. Namun Kemdikbud berupaya mengaktifkan kembali gerakan Pramuka dengan memasukkannya sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah. Selain itu, Kemdikbud juga telah membentuk beberapa satuan karya (Saka).

Hal tersebut dikatakan Adhyaksa saat melantik Majelis Pembimbing dan Pimpinan Saka Widya Budaya Bakti Masa Bakti 2014- 2019 di Surakarta, Jawa Tengah (28/04/2014). “Saya berharap pimpinan Saka di Kemdikbud dapat menggelorakan lagi gerakan Pramuka,” ucapnya.

Saka Widya Budaya Bakti terdiri dari tujuh krida, yaitu Krida Pendidikan Masyarakat, Krida Pendidikan Anak Usia Dini, Krida Pendidikan Kecakapan Hidup, Krida Bina Sejarah, Krida Bina Nilai Budaya, Krida Bina Seni dan Film, serta  Krida Cagar Budaya dan Museum.

Krida-krida tersebut menjadi tanggung jawab Direktorat Jenderal PAUDNI dan Direktorat Jenderal Kebudayaan di Kemdikbud. “Krida yang dibentuk harus mampu menyemai nilai-nilai luhur kepada generasi muda,” ucap Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti  saat menyampaikan arahannya di kesempatan yang sama.

Sementara Dirjen PAUDNI Lydia Freyani Hawadi menegaskan siap mendukung kegiatan Pramuka. Ditjen PAUDNI akan bekerjasama dengan Kwarnas untuk melatih Pramuka mendidik PAUD, buta aksara, dan keterampilan lain sesuai tugas dan fungsi Ditjen PAUDNI.(kemdikbud.go.id)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.