Kemdikbud Bentuk Tim Ahli Nasional Cagar Budaya

oleh -3 views
kemdiknas.go.id
Arrief Ramdhani
kemdiknas.go.id
kemdiknas.go.id

UNTUK melakukan penetapan dan pencatatan Cagar Budaya Nasional sebagai kekayaan budaya bangsa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) membentuk Tim Ahli Nasional Cagar Budaya. Tim ini memiliki beberapa wewenang, di antaranya merekomendasikan objek yang diduga sebagai cagar budaya yang memenuhi kriteria, serta melakukan klasifikasi atas ragam jenis cagar budaya sesuai pedoman pemerintah.

Saat ini terdapat 22 cagar budaya di Indonesia yang belum ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Beberapa di antaranya adalah Candi Borobudur, Situs Sangiran, Tugu Monumen Nasional, dan Bendera Pusaka Merah Putih.

Wakil Mendikbud bidang Kebudayaan (Wamenbud), Wiendu Nuryanti, mengatakan Kemdikbud menargetkan tahun ini sebanyak 10 cagar budaya akan ditetapkan menjadi cagar budaya nasional. “Sekarang sedang dirapatkan,” ujarnya saat jumpa pers di Gedung A lantai 2 Kemdikbud, Jakarta, (22/4). Dalam jumpa pers tersebut, Wamenbud didampingi Plt. Direktur Jenderal Kebudayaan, Kacung Maridjan, dan Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Surya Helmi.

Wamenbud menjelaskan, cagar budaya yang diprioritaskan untuk ditetapkan sebagai cagar budaya nasional pada tahun ini adalah cagar budaya yang memiliki tingkat kepunahan tinggi, misalnya yang terdesak tambang batubara, perumahan, atau adanya alih kepemilikan.

Salah satu hambatan belum ditetapkannya ke-22 cagar budaya tersebut menjadi cagar budaya nasional adalah belum terbentuknya Tim Ahli Nasional Cagar Budaya. Sementara syarat menjadi anggota tim ahli tersebut adalah memiliki sertifikasi kompetensi yang dikeluarkan Badan Nasional Sertifikasi dan Profesi (BNSP).

Proses para calon anggota tim ahli dalam mendapatkan sertifikasi tersebut cukup memakan waktu. Sehingga dalam kurun waktu tiga tahun sejak dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, baru tahun ini Tim Ahli Nasional Cagar Budaya terbentuk. Saat ini terdapat 18 nama yang masuk dalam Tim Ahli Nasional Cagar Budaya, dan 9 narasumber ahli, sesuai SK Mendikbud Nomor 029/P/2013.

Tim Ahli Nasional Cagar Budaya memiliki wewenang untuk melakukan  penetapan, pemeringkatan, dan penghapusan cagar budaya. Setelah terbentuk Tim Ahli Nasional Cagar Budaya ini, Kemdikbud akan membentuk pula tim ahli cagar budaya di tingkat provinsi dan kabupaten, serta Tim Ahli Nasional untuk Warisan Tak Benda. Dirjen Kebudayaan, Kacung Maridjan mengatakan, akhir bulan ini akan masuk nama-nama yang akan dicalonkan menjadi anggota Tim Ahli Nasional untuk Warisan Tak Benda tersebut. “Kita berharap, masing-masing tim bisa mendukung satu sama lain,” katanya.(kemdiknas.go.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.