Kemdikbud Ajak Siswa Jadi Duta Diplomasi Budaya

oleh -4 views
Guru Harus Ekspos Kekayaan Warisan.(kampus.okezone.com)
Arrief Ramdhani
Guru Harus Ekspos Kekayaan Warisan.(kampus.okezone.com)
Guru Harus Ekspos Kekayaan Warisan.(kampus.okezone.com)

SELAMA 25 tahun Candi Borobudur dan Prambanan telah menjadi situs warisan dunia yang ditetapkan oleh UNESCO. Dalam rangka meningkatkan minat generasi muda untuk pelestarian warisan budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengajak para siswa SMA menjadi duta diplomasi budaya.

Hal tersebut diimplementasikan melalui program ‘Love or Lost’ (LoL). Melalui program ini, siswa SMA di seluruh Indonesia akan diajak menjadi corong bagi anak muda lainnya untuk menyosialisasikan gagasan perlindungan pada warisan dunia.

Disitat dari siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (30/8/2016), anak-anak muda akan dipilih untuk mengikuti pelatihan melalui proses seleksi. Caranya dengan mengirim karya-karya, meliputi penulisan blog,stand up comedy, edit foto, lomba membuat meme, dan pembuatan video blog di media sosial.

Media sosial sendiri dipilih karena dinilai paling dekat dengan anak muda. Pasalnya, di era digital ini generasi muda tak lepas dari media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain sebagainya. Diharapkan, cara ini efektif untuk membangun isu lewat word of mouth.

Program LoL sendiri telah dimulai sejak 1 Agustus 2016 dengan diluncurkannya laman www.loveorlost.id. Sedangkan batas akhir pengiriman karya pada 7 Oktober.

Siswa yang terpilih akan mengikuti pelatihan selama tujuh hari di situs Manusia Purba Sangiran, Prambanan, dan Borobudur. Pelatihan menggunakan cara residensi, yakni dengan tinggal bersama masyarakat. Sedangkan puncak perayaan 25 tahun Penetapan Borobudur dan Prambanan sebagai warisan dunia yang akan diselenggarakan di Borobudur pada 12 Desember 2016.(news.okezone.com/kampus)