Kembangkan Ilmu Radar, ITS Gandeng Profesor dari Belanda

oleh -8 views
Logo ITS
Arrief Ramdhani
Logo ITS
Logo ITS

PENGEMBANGAN ilmu radar terus dilakukan oleh ITS, dalam bidang ilmu baru di Jurusan Teknik Elektro. Dalam pengembangan tersebut mereka menggandeng sang ahli yang merupakan member fellow Institute of Electrical Engineering and Electronics, Profesor L P Ligthart.
Salah seorang pengajar di Jurusan Teknik Elektro ITS, yakni Prasetiyono Hari Mukti menyatakan, pengembangan ilmu radar di ITS berangkat dari rasa prihatin atas aplikasi radar di Indonesia yang masih sangat buruk. Maka, mulai semester ini, para mahasiswa ITS akan mendapatkan materi tentang ilmu radar.

“Padahal, ilmu radar sangat penting dalam pertahanan negara Indonesia. Oleh karena itu, kami mengundang Prof Ligthart supaya para mahasiswa bisa merasakan dibimbing langsung oleh ahlinya,” ujar Prasetiyono, seperti disitat dari ITS Online, Selasa (21/10/2014).

Prasetiyono mengaku, mengundang salah satu ahli radar dunia sebagai dosen dalam pengembangan ilmu radar bertujuan agar para mahasiswa ITS tidak terlalu berat untuk menyesuaikan perkembangan dunia. Serta sebagai upaya untuk melaksanakan visi internasionalisasi yang diusung ITS.

“Prof Ligthart tidak hanya diundang untuk mengajar di Indonesia, namun juga ditetapkan sebagi profesor tamu di Jurusan Teknik Elektro. Setiap tahun ia akan terbang ke Indonesia untuk mengajar mahasiswa di sini sehingga mahasiswa bisa mendapat perhatian lebih dari Prof Ligthart,” jelasnya.

Meski telah ditetapkan sebagai profesor tamu, sistem pengajaran yang dilakukan Prof Ligthart berbeda dengan jurusan yang memilki program double degree. Sebab, lanjutnya, mahasiswa hanya akan mendapatkan pengajaran langsung dari Prof Ligthart sebanyak dua kali dalam satu tahun.

“Jika double degree, dosen asing akan menetap di Indonesia untuk mengajar, dan mahasiswanya akan mendapat dua gelar ketika lulus. Di sini, Prof Ligthart hanya bertindak sebagai dosen pengajar dan pembimbing. Itupun hanya dua kali per tahun,” tutur Prasetiyono.

Tahun ini, profesor asal Belanda tersebut telah melaksanakan kuliah pertamanya pada Maret lalu. Kuliah ini berbentuk kuliah tamu yang terbuka untuk seluruh mahasiswa Jurusan Teknik Elektro bidang Telekomunikasi. Selanjutnya, pelaksanaan kuliah selama satu minggu yang dikhususkan untuk mahasiswa mata kuliah radar tingkat master akan berlangsung pada bulan ini.

“Tentu saja materi yang disampaikan di kuliah tamu sebelumnya berbeda dengan kuliah satu minggu ini. Karena kuliah satu minggu ini materinya lebih dikhususkan,” ungkapnya.

Mengingat porsi mengajar Prof Ligthart hanya dua kali dalam satu tahun, mata kuliah radar di ITS juga dibantu oleh tiga dosen Jurusan Teknik Elektro ITS, yaitu Prasetiyono sendiri, Puji Handayani, dan Gamantyo Hendrantoro. Sementara dalam melakukan bimbingan terhadap para mahasiswa program master, dilakukan Prof Ligthart secara online.

“Mereka melakukan pembimbingan tesis jarak jauh melalui internet. Jadi, nantinya mereka harus melaporkan progres pembuatan tesisnya kepada Profesor Ligthart juga,” tutup Prasetiyono.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.