Kelulusan Siswa SMK/SMK di Cianjur Diumumkan Melalui Surat

oleh -11 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

PENGUMUMAN hasil kelulusan siswa tingkat SMA/SMK di Kabupaten Cianjur rencananya akan diumumkan melalui surat. Hal itu untuk mengurangi euforia berlebihan. ika pengumuman kelulusan ditempel di lingkungan sekolah.

“Kami sedang pertimbangkan untuk melakukan hal itu dengan memberitahukan hasil kelulusan melalui surat ke masing-masing murid. Selain itu juga bisa melalui website bagi sekolah yang memiliki situs sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah, kepada Tribun melalui sambungan telepon, Kamis (15/5).

Cecep mengatakan, pengumuman hasil kelulusan sendiri akan dilakukan secara serentak pada 20 Mei 2014. Adapun jumlah peserta ujian nasional (UN) di Kabupaten Cianjur sebanyak 14.046 yang terdiri dari 8637 siswa SMK dan 5409 siswa SMA.

Itu mengapa disdik akan mengimbau kepada para penyelenggara pendidikan dan pengajar membantu mengawasi agar tidak ada siswa-siswa yang berkerumun di jalan. Pihaknya pun akan berkordinasi dengan Polres Cianjur terkait dengan pengamanan pada hari pengumuman kelulusan.

“Hal ini untuk mengantisipasi potensi tawuran. Keamanan dan kondisi ketertiban harus tetap terjaga. Sebisa mungkin peluapan euforia para siswa tidak terjadi baik itu kumpul-kumpul di jalan ataupun pawai pawai. Intinya kelulusan disyukuri dengan cara yang lebih tertib dan sopan,” ujar Cecep.

Cecep menambahkan, pihaknya juga akan meminta kepada seluruh kepala sekolah (kepsek) untuk mengadakan agenda positif di setiap sekolah di hari pengumuman kelulusan nanti. Acara donor darah atau menyumbang seragam, misalnya, yang dinilai lebih lebih bermanfaat ketimbang merayakan dengan core-coret seragam maupun pawai.

“Jika nantinya siswa masih melakukan konvoi kendaraan kami menyerahkan penindakan kepada aparat kepolisian. Termasuk apabila ada siswa yang kedapatan melakukan coret-coret seragam di lingkungan sekolah maka akan ada tindakan tegas dari pihak sekolah yang bersangkutan,” kata Cecep.

Meski demikian, Cecep tidak menyebutkan secara tegas sanksi yang diberikan kepada siswa yang melanggar ketentuan itu. Baik melakukan konvoi kendaraan bermotor atau corat-coret. “Supaya diketahui jika perjuangan. Ada yang harus melanjutkan keperguruan tinggi ada yang harus bersaing mendapatkan pekerjaan,” kata Cecep.

Kapolres Cianjur, AKBP Dedy Kusuma Bakti, mengatakan, akan berkordinasi dengan sekolah yang ada di Kabupaten Cianjur untuk pengamanan pada hari pengumuman kelulusan nanti. Polres Cianjur akan mengerahkan petugas khusus yang berpatroli ke setiap sekolah-sekolah.

“Membawa senjata tajam, mabuk-mabukan, tawuran, penggunaan narkoba, dan semua tindak kriminal akan kami tindak tegas,” ujar Dedy kepada Tribun melalui sambungan telepon, Kamis (15/5).

Dedy pun mengimbau kepada para pelajar untuk tidak melakukan perayaan kelulusan dengan cara yang berlebihan. “Perayaan bukan dilarang tapi dilakukan dengan sopan. Apalagi sampai merugikan orang lain,” ujarnya singkat.(jabar.tribunnews.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.