Jumlah Peserta UN Palangka Raya Naik 2,05 Persen

oleh -3 views
ilustrasi

MESKI peningkatan tidak terlalu banyak pada tahun ini, namun dengan meningkatnya data peserta UN, membuktikan upaya kami untuk menuntaskan wajib belajar sudah bagus begitu juga dengan minat anak menempuh pendidikan sangat besar,”kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Palangka Raya, Ikhwanudin, Kamis (7/3/2013).PALANGKA RAYA – Jumlah peserta Ujian Nasional 2013 di Kota Palangka Raya meningkat dibanding 2012, sebesar 2,05 persen dari 11.317 menjadi 11.549 orang.

Dijelaskannya, saat ini semua sekolah sudah mempersiapkan secara matang siswanyasehingga pada pelaksanaan UN nanti anak-anak bisa menjawab materi yang diujikan.

Sejak memasuki tahun ajaran baru, memang sudah diimbau kepada semua sekolah untuk mempersiapkan jauh hari sebelum pelaksanaan baik dengan pengayaan, remedial ataupun metode yang dianggap sekolah bisa membuat pelajar sukses UN.

Salah satu upaya yang juga dilakukan baik Disdikpora maupun sekolah yakni dengan menyelenggarakan try out agar para siswa lebih siap dan tidak kagat sewaktu menempuh ujian, terlebih lagi soal “try out” tidak lepas dari kisi-kisi UN.

Tidak hanya persiapan yang dilakukan terhadap siswa, sekolah juga diberikan pemantapan dalam menghadapi UN, seperti adanya sosialisasi UN bagi kepala sekolah maupun pengawas sehingga didapat kesamaan persepsi dan informasi mekanisme UN.

Tak lupa ia mengingatkan seluruh pengawas UN, agar lebih ketat mengawasi pelaksanaan UN agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan seperti terjadinya kebocoran soal. “Anak-anak juga sebelum masuk hendaknya diperiksa terlebih dahulu dan hanya diperbolehkan membawa masuk alat tulis saja,” katanya.

Ia bersyukur, pada penyelenggaran UN tahun lalu, di Palangka Raya tidak terjadi kebocoran soal dan pelaksanaan berjalan aman dan lancar, begitu juga yang diharapkannya saat pelaksanaan UN tahun ini.

Bagi para siswa juga diimbau agar mengurangi kegiatan yang tidak bermanfaat di luar rumah dan lebih memperbanyak belajar untuk memantapkan persiapan UN sehingga bisa lulus ujian.

Satu hal yang perlu diingat, katanya, karena pada tahun ini UN dipastikan lebih sulit lagi, lantaran setiap kelas ada 20 soal pembeda sehingga antara siswa tidak bisa menyontek.

Pada tahun ini, pelaksanaan UN bersamaan dengan ujian paket hanya waktunya saja yang berbeda, sehingga kemungkinan bagi siswa yang tidak lulus, bakal mengulang setahun lagi.(KOMPAS.com)