Jelang UN Semakin Memperkuat Ibadah

oleh -9 views
Ilustrasi (lensaindonesia.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (lensaindonesia.com)
Ilustrasi (lensaindonesia.com)

BERBAGAI cara akan dilakukan demi lulus ujian nasional (UN). Mulai dari mengikuti bimbingan belajar (bimbel), belajar tambahan sampai giat ikut pendalaman materi.

Para siswa semakin gencar dalam belajar demi mendapatkan hasil terbaik. Mereka pun rela menghabiskan waktunya untuk belajar dan mengeyampingkan waktu bermainnya.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

Siswa kelas XII SMK Telkom Schools, Reynaldo Leoricci M mengaku dirinya sudah cukup siap dalam menghadapi UN yang sudah di depan mata. Segala persiapan dari segi materi pun sudah dilakoninya.

“Paling masih ada sedikit pengkajian yang masih dibahas, yaitu mata pelajaran (mapel) Matematika dan mapel Kejuruannya yaitu Switching,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (8/4/2014).

Walaupun demikian, Reynaldo melanjutkan, dia masih harus banyak melatih diri dalam mengerjakan latihan-latihan soal UN.

“Ada Try Out (TO) yang diselenggarakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) selama dua hari yaitu pada 3 dan 4 April lalu. Selama dua hari itu, TO tersebut dilaksanakan hanya tiga mapel saja, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang diikuti oleh semua siswa kelas XII secara gratis, ada juga bimbel dari sekolah,” ucap siswa kelas XII Jurusan Switching itu.

Senada dengan temannya yang juga dari SMK Telkom Schools, Melly Puspitasari mengatakan, dirinya juga ikut mengerjakan soal-soal. Dia juga mengulang materi-materi yang belum dimengertinya, kemudian mengurangi aktivitas yang tidak penting, serta memperkuat ibadahnya.

“Ada mapel yang masih belum dimengerti, yaitu mapel Kejuruan Switching, karena ada faktor materinya yang asing buat saya, salah satu faktornya yaitu gurunya banyak yang mengajar kejuruan di sini. Sehingga menjadi kurang fokus,” ungkapnya.

Siswi kelas XII jurusan Switching itu mengaku dirinya sedikit kesulitan memahami pelajaran logaritma, dan listening dalam mata pelajaran bahasa Inggris. Namun demikian, dirinya siap untuk menghadapi mapel Matematika dan Bahasa Indonesia.

Ngulang-ngulang mapel saja, belajarnya lebih fokus ke aplikasinya. Jadi ketika UN sudah enggak kaget lagi, karena soal UN enggak jauh-jauh dari soal-soal UN tahun lalu,” beber Melly.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.