Jalur Afirmasi di SMAN 1 Cianjur tak Capai Kuota

oleh -7 views
Ilustrasi (pikiran-rakyat.com)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi (pikiran-rakyat.com)
Ilustrasi (pikiran-rakyat.com)

JALUR afirmasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2016/2017 di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cianjur minim peminat. Padahal, sekolah memberikan kesempatan bagi siswa dari keluarga kurang mampu sebesar 20 persen untuk diterima di sekolah favorit itu.

Kepala SMAN 1 Cianjur, Jarwoto, mengungkapkan bahwa dari 20 persen yang disiapkan untuk jalur afirmasi, sampai batas akhir pendaftaran, hanya 11 pendaftar yang masuk. Padahal, kuota yang disiapkan untuk jalur afirmasi tersebut sebanyak 80 siswa. Siswa jalur afirmasi bisa langsung diterima tanpa harus mengikuti tes jika jumlahnya dibawah kuota.

“Tadinya kita berharap kuota untuk jalur afirmasi itu terpenuhi semua. Padahal kita sudah berupaya untuk menyosialisasikan, tapi kenyataanya hanya 11 pendaftar yang berhasil terjaring. Mereka akan diterima tanpa harus mengikuti tes seleksi,” kata Jarwoto saat ditemui ruang perpustakaan SMAN 1 Cianjur, Selasa 28 Juni 2016.

Minimnya pendaftar dari jalur afirmasi menurut Jarwoto tidak terlepas akibat nama besar sekolah yang selama ini sudah terlanjur terbentuk. Kesan sekolah mahal juga menjadi pertimbangan bagi orang tua untuk tidak mendaftarkan anaknya ke SMAN 1 Cianjur.

“Padahal kita benar-benar memberikan kesempatan bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Tapi karena sudah terlanjur terbentuk opini dimasyarakat kalau bersekolah di SMAN 1 Cianjur mahal, mereka tidak mau mendaftarkan anaknya dan lebih memilih ke sekolah lain,” tandasnya.

Karena tidak terpenuhi jalur afirmasi, makan sisa kuota yang tersedia akan diisi dari jalur reguler. Demikian juga untuk jalur prestasi dengan kuota 72 siswa dan terisi 62 siswa, sisanya akan diisi oleh jalur reguler. “Kalau yang tidak terisi kita akan isi dari jalur reguler,” paparnya.

Pada tahun ajaran 2016/2017 ini kata Jarwoto, jumlah pendaftaran PPDB meningkat 50 siswa dari tahun sebelumnya. Saat ini jumlah pendaftar secar online mencapai 650 siswa. Setelah dilakukan ferivikasi 50 siswa dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan. Untuk penerimaan siswa akan diakumulasikan dari hasil tes, nilai raport dan nilai Ujian Nasional (UN).

“Bobot nilai tes itu 50 persen, rapor 20 persen dan UN 30 persen,” paparnya. Pada tahun ini SMAN 1 Cianjur akan menerima siswa sebanyak 450 siswa dengan 12 rombongan belajar.(pikiran-rakyat.com)