Jadi Guru Enggak Harus dari Lulusan Kependidikan

Friday 14 June 2013 , 0:34 AM
Ilustrasi (aryansah.wordpress.com)

Ilustrasi (aryansah.wordpress.com)

SIAPA bilang untuk menjadi guru hanya diperuntukan bagi mereka lulusan sarjana kependidikan? Berkat beasiswa Program Pendidikan Profesi Guru SMK Produktif dari Dirjen Dikti, semua sarjana nonkependidikan pun berpeluang menjadi guru.
Kesempatan ini juga berlaku bagi sarjana teknik baik S-1 maupun D-4 sesuai dengan kualifikasi yang diminta. Program beasiswa tersebut merupakan kerjasama Dirjen Dikti dengan Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK), dan Politeknik. Demikian, seperti dikutip dari situs Unesa, Kamis (13/6/2013).

Pendaftaran dilaksanakan secara online pada 24-30 juni 2013 dengan mengunjungi https://seleksi.dikti.go.id/. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya, berasal dari program studi (prodi) yang terakreditasi dan terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT) Dikti.

Selain itu, lulusan tersebut harus memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) ≥ 2,75, berusia maksimal 28 tahun, dan merupakan lulusan 2008-2013. Sementara untuk guru SMK Honorer/Tidak Tetap harus berasal dari bidang keahlian yang sama dengan bidang keahlian yang dipilih, berusia maksimal 30 tahun.

Prodi yang dibuka meliputi Elektro, Elektronika, Informatika, Komputer, Mesin, Automotif, Perkapalan, Bangunan, Sipil, PKK, Boga, Perhotelan dan Pariwisata, Tata Busana, Tata Rias, Kecantikan, Fisika, Kimia, Pertambangan, Geologi, Pendidikan Seni Rupa, Kriya, Desain Grafis, Desain Produk, dan Desain Komunikasi Visual. Untuk mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui situs Dikti.(kampus.okezone.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.