Iwan Saputra Mundur dari Bursa Ketua Golkar Kota Tasikmalaya

waktu baca 2 menit
Sabtu, 19 Sep 2026 09:58 0 113 Asop Ahmad

Nama Iwan Saputra sempat disebut sebagai salah satu kandidat Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya. Namun, menjelang Musda, ia justru memilih tidak maju. Apa alasannya?

SIAPBELAJAR.COM — Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya mengalami perubahan. Iwan Saputra yang sebelumnya mendapat dukungan dari sejumlah kader, pengurus, hingga senior partai, memutuskan untuk tidak melanjutkan pencalonannya sebagai Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya.

Keputusan tersebut disampaikan setelah Iwan bertemu dengan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, di Kantor DPD Golkar Jawa Barat pada Selasa, 15 September 2026.

Dalam pertemuan itu, Iwan mendapat permintaan untuk bergabung dalam kepengurusan DPD Golkar Jawa Barat dan membantu bidang pemenangan pemilu untuk Dapil Jabar 15. Sejumlah laporan menyebut Dapil Jabar 15 mencakup Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Pembuatan Website

Iwan kemudian memilih menerima penugasan tersebut dan mengurungkan niatnya maju di tingkat Kota Tasikmalaya.

“Ya pada akhirnya saya memilih untuk ikut bergabung dengan kepengurusan DPD Jawa Barat karena dampaknya akan besar untuk kemajuan partai yang lebih besar lagi,” ujar Iwan Saputra pada Rabu malam, 16 September 2026.

DPD Menjadi Pilihannya

Sebelumnya, Iwan disebut menjadi salah satu figur yang didorong untuk melanjutkan kepemimpinan DPD Golkar Kota Tasikmalaya setelah H. Muhammad Yusuf tidak mencalonkan diri kembali. Dukungan tersebut datang dari sejumlah kader, pengurus harian, hingga senior partai di tingkat kota.

Namun, keputusan Iwan menerima penugasan dari tingkat provinsi mengubah susunan kandidat menjelang Musda.

Bagi Iwan, bergabung dalam kepengurusan tingkat Jawa Barat membuka ruang pengabdian yang lebih luas, khususnya dalam membantu pemenangan Partai Golkar di Dapil Jabar 15. Pernyataan tersebut menjadi alasan yang disampaikan Iwan terkait keputusannya tidak maju dalam bursa ketua tingkat kota.

Keputusan tersebut sempat menimbulkan kekecewaan di kalangan sebagian kader Kota Tasikmalaya yang sebelumnya berharap Iwan maju. Meski demikian, pilihan tersebut tetap dihormati oleh kader yang mendukungnya.

Sementara itu, dinamika Musda terus berjalan. Setelah Iwan tidak melanjutkan pencalonan, H. Nurul Awalin menjadi nama yang terbuka maju dan kemudian terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya dalam Musda V yang berlangsung pada 18 September 2026.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa menjelang Musda, konfigurasi kepengurusan partai dapat berubah dalam waktu singkat. Bagi publik, perkembangan ini menjadi bagian dari dinamika internal Partai Golkar di Kota Tasikmalaya dan Jawa Barat.

Jurnalis: Udan Muhdiana

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar Terbaru

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
Pembuatan Website
LAINNYA