ITB Mantap Jadi Kampus Riset Dunia

oleh -1 views
kampus ITB
Arrief Ramdhani
ITB menjadi salah satu PTN kuliah online. (Foto: ww.fedu.uec.ac.jp)
ITB menjadi salah satu kampus riset dunia. (Foto: ww.fedu.uec.ac.jp)

DI usianya yang ke-55 tahun, Institut Teknologi Bandung (ITB) mantap menjadi perguruan tinggi riset berkelas dunia. Hal tersebut merupakan respons atas perubahan yang selalu terjadi dalam kehidupan.

Rektor ITB Akhmaloka menyatakan, insan pengetahuan, lembaga pendidikan tinggi dan lembaga ilmu pengetahuan dan seni (ipteks) adalah pilar kemajuan suatu bangsa. Keberadaan ITB, imbuhnya, didedikasikan untuk kemajuan bangsa dan peradaban manusia.

Akhmaloka juga mengingatkan status ITB sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum menjadi titik tolak baru perjalanan pendidikan tinggi di Tanah Air, khususnya bagi ITB.

“Penting bahwa ITB, sebagai perguruan tinggi yang berstatus badan hukum, mengemban misi untuk semakin responsif terhadap permasalahan yang berkembang di masyarakat dan semakin antisipatif dalam menjawab tantangan masa depan,” kata Akhmaloka, seperti disitat dari laman ITB, Rabu (5/3/2014).

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Advisory Board ITB, Ir. Yani Panigoro, MM memaparkan, berbagai perubahan yang terjadi selama lebih dari setengah abad harus menjadi perhatian. Para civitas akademika ITB, ujar Yani, harus mengubah diri agar posisinya mampu relevan dengan persoalan yang ada di negara bahkan dunia.

“Membuka kajian atau penelitian interdisiplin, mahasiswa pun dilatih mendesain kebijakan teknologi sehingga ITB bisa menjadi pelopor pergerakan,” tuturnya.

Perwakilan Senat Akademik ITB Intan Ahmad berpendapat, saat ini pendidikan tinggi memiliki arti penting. Pendidikan tinggi, kata Intan, bukan hanya pendidikan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Lebih dari itu, pendidikan pada masa kini adalah wahana untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berperan penting bagi kemajuan suatu bangsa dalam arti kompetitif secara ekonomi,” ujar Intan.

Peringatan Dies Natalis ITB ke-55 juga diisi dengan  pidato ilmiah dari Prof. Dr. Setiawan Sabana berjudul “Wajah Seni Rupa Indonesia Masa Kini: Kompleksitas Perkembangan dan Kreativitas Seni“. ITB juga memberikan berbagai penghargaan kepada civitas akademikanya yang menorehkan berbagai prestasi. Penampilan Paduan Suara Mahasiswa ITB dan Keluarga Paduan Angklung ITB turut memeriahkan perayaan ulang tahun kampus teknik tertua di Indonesia itu.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.