Inilah Pentingnya Menulis Bagi Pelajar

Sunday 14 June 2015 , 7:23 AM
Ilustrasi

Ilustrasi

KOMUNITAS wartawan di Cianjur menggelar pelatihan menulis esai, Sabtu (13/6/2015). Puluhan siswa dari SMA, SMK dan MA se-Kabupaten Cianjur turut serta pada kegiatan yang digelar di Gedung KORPRI tersebut.

Menulis esai, menjadi titik berat pada pelatihan yang dihelat selama dua hari ini.

Ketua Panitia Pelaksana Angga Purwanda mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan minat menulis bagi siswa. Sebelum menggelar pelatihan ini, kata dia, telah dilakukan riset ke berbagai sekolah. Hasilnya, dunia menulis dan jurnalistik tumbuh berkembang di tingkat sekolah.

Menurut dia, beberapa sekolah telah mencantumkan jurnalistik sebagai salah satu ekstrakurikuler. Lebih dari itu, sekolah pun rutin menerbitkan media internal yang mewadahi minat menulis siswa.

Berangkat dari hal tersebut, kata dia, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tulisan hingga layak terbit di media massa.

“Kalau dari segi tulisannya sebenarnya sudah baik dan ide-ide segar yang kadang bagi wartawan sendiri tidak terpikirkan. Tinggal sedikit polesan, tulisan-tulisan mereka pun sudah mampu bersaing dengan penulis hebat lainnya. Ini aset tersendiri bagi Kabupaten Cianjur,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pengisi pelatihan, Firman Taqur menyatakan tingginya minat menulis di Cianjur tidak dibarengi dengan sarana dan wadah. Para penulis muda masih memerlukan banyak pelatihan dan sarana yang dapat mendukung minatnya.

“Bagi para penulis, tidak ada yang lebih penting baginya selain tulisannya dapat dibaca orang. Dan pelatihan itu menambah harapan bagi penulis bagaimana agar tulisannya menarik dibaca,” ujar dia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur Oting Zaenal Mutaqin, saat membuka pelatihan, menyatakan dukungannya dalam kegiatan ini. Lebih dari itu, Oting memastikan Pemkab siap mendukung kegiatan serupa digelar tiap tahun.

“Pelatihan ini sangat penting, menulis dalam menjadi sarana kreativitas siswa. Maka kegiatan ini jangan terputus. Menulis itu melatih perkembangan, kecerdasan dan kemampuan motorik halus. Yaitu kemampuan yang berkaitan dengan pengendalian gerak dan kemampuan memusatkan perhatian,” ujarnya. (pikiran-rakyat.com)

 

Comments are closed.