Ingin Jadi Kepala Sekolah Hebat? Coba 5 Tips Ini

Monday 07 October 2019 , 8:09 AM

 

Peserta pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) modul II memperlihatkan hasil presentasi kelompoknya.(Tanoto Foundation/siapbelajar.com)

TANJAB TIMUR – Guna meningkatkan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah di Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Tanoto Foundation melalui Program PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran) berkomitmen mendorong kepala sekolah mengimplementasikan transparansi dan akuntabilitas pada aspek pembelajaran, budaya baca, dan manajemen sekolah.

Sebanyak 100 orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru, komite, dan pengawas diundang untuk mengikuti pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) modul II, dari tanggal 2 sampai 3 Oktober 2019 di aula Dinas Pendidikan Tanjab Timur dan SDN 215/X Mendahara Ulu.

School Leadership and Management Specialist Tanoto Foundation, Makin mengungkap lima tips sukses menjadi kepala sekolah. Lima hal yang harus diperhatikan kepala sekolah pada pelatihan modul II, yakni:
Mengkaji keberhasilan implementasi modul I manajemen berbasis sekolah.

  1. Membantu sekolah menyusun program budaya baca berbasis sumber daya yang dimiliki.
  2. Mendorong sekolah mengimplementasikan transparansi dan akuntabilitas pada aspek pembelajaran, budaya baca, dan manajemen sekolah.
  3. Membantu sekolah menyusun tindak lanjut supervisi pembelajaran.
  4. Menjadi kepala sekolah afektif.

“Pada modul II ini, terdapat materi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan budaya baca. Unit-unit modul II ini ditujukan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan budaya baca di sekolah melalui perbaikan manajemen sekolah dan partisipasi masyarakat,” kata Makin, Selasa, (2/10/2019).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Tanjab Timur, Drs. Junaedi Rahmad dalam sambutannya mengatakan, bahwa perlunya komitmen dan kerja nyata untuk melaksanakan tindaklanjut setelah pelatihan ini selesai.

“Ilmu yang didapat hendaknya bisa diterapkan langsung setelah pulang dari pelatihan. Ajak orang tua dan masyarakat untuk membantu sekolah, hal itu perlu untuk keberhasilan sekolah,” ungkapnya.

Selain itu, sebagai pemimpin, kepala sekolah juga harus mengajak peran serta seluruh warga sekolah, “Kepala sekolah harus mengerti urusan dapur rumah tangga melalui perencanaan yang baik, partisipatif dengan guru dan masyarakat. Sehingga perubahan sekolah secara menyeluruh bisa diwujudkan, jangan ragu untuk melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan program sekolah,” harap Junaedi.

Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) modul II, dari tanggal 2 sampai 3 Oktober 2019 di aula Dinas Pendidikan Tanjab Timur dan SDN 215/X Mendahara Ulu. (Tanoto Foundation/siapbelajar.com)Medi Yusva, Provincial Coordinator Tanoto Foundation Jambi berharap peserta pelatihan untuk terus memberikan dukungan kemajuan sekolah, baik kepala sekolah, guru, komite, juga pengawas, “Penting untuk kita fahami bersama bahwa kemajuan sekolah bukan hanya tugas kepala sekolah dan guru, namun juga ada andil dari komite sekolah dan masyarakat, salah satunya bersama-sama menyusun rencana kerja anggaran sekolah (RKAS) dan hasilnya dipajang di dinding sekolah” harapnya.

Keberhasilan manajemen sekolah termasuk transparansi dan akuntabilitas keuangan sekolah akan berdampak positif terhadap budaya baca dan pembelajaran di kelas, “Kepemimpinan yang baik dari kepala sekolah tentu akan berdampak positif terhadap pembelajaran, pengelolaan program budaya baca, yang pada akhirnya siswa akan berprestasi,” ujarnya.(Tanoto Foundation/siapbelajar.com)

 

 

Comments are closed.