Indonesia akan hadiri Konferensi Dunia tentang Manula di Thailand

Friday 23 January 2015 , 2:02 AM
Ilustrasi

Ilustrasi

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Thailand. Perjanjian tersebut di tanda tangani pada tahun 2011 dan berakhir pada tahun 2014. Salah satu lingkup kerja sama kedua Negara yaitu pertukaran informasi pendidikan pendidikan nonformal.

Sementara itu Sekretaris Ditjen PAUDNI Ella Yulaelawati, M.A, Ph.D dalam rapat persiapan Konferensi pada rabu (14/1) mengatakan, perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari hubungan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Thailand.

Ditjen PAUDNI mendapat undangan untuk ikut serta pada konferensi mengenai Education for the Elderly(Pendidikan untuk Manula) yang akan dilaksanakan di Chiang Mai, Thailand pada 24-28 Februari 2015 mendatang.

Undangan ini merupakan lanjutan dari seminar Internasional yang tahun lalu dilaksanakan oleh Ditjen PAUDNI dan mengundang (10) sepuluh perwakilan dari Thailand. Dimana lima peserta dibiayai pemerintah Indonesia dan lima peserta lainnya dibiayai Pemerintah Thailand.

Konferensi Dunia mengusung tema yaitu “Pentingnya Pemberdayaan Para Manula (manusia usia lanjut)”.Melalui kesempatan tersebut Kementerian Pendidikan Thailand memberikan kesempatan kepada Pemerintah Indonesia untuk mengisi tiga sesi dalam seminar mengenai pentingnya pemberdayaan para manula untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Pemerintah Thailand meminta Indonesia untuk mengirimkan lima orang perwakilan dari Kemdikbud dan lima orang dan NGO/CSO yang ada di Indonesia.

“Hubungan kerja sama ini diharapkan dapat terus terjalin dan salah satu bentuk implementasinya  adalah dengan mengundang Indonesia dalam seminar pendidikan yang berkaitan dengan life skill.” Kata Ella. Selain itu Sekretaris Ditjen PAUDNI mengharapkan ke depan pemerintah Thailand akan mensponsori e-corner di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan juga membuat modul Bahan Ajar untuk manula.(pudni.kemdikbud.go.id)

 

Comments are closed.