Honorer K2 Harus Diangkat Jadi CPNS

oleh -2 views
Ilustrasi
Arrief Ramdhani
Ilustrasi
Ilustrasi

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Garut diminta bertanggung jawab terhadap nasib para honorer kategori 2 (K2). Secara bertahap, ho­norer K2 harus bisa diang­kat menjadi CPNS. Pene­gasan itu dilontarkan oleh Ketua Komisi A DPRD Ga­rut, Alit Suherman yang me­rasa prihatin atas nasib sejumlah pegawai honorer K2 yang belum diangkat menjadi CPNS.

“Secara bertahap honorer K2 harus diangkat menjadi CPNS tanpa harus melalui testing lagi. Ini menjadi tang­­gung jawab Pemkab Ga­rut tentunya,” ujar Alit Su­herman, Rabu (17/12/­2014).

banner 728x90

Namun menurut Alit, pro­ses pengangkatannya pun harus memprioritaskan honorer yang usianya lebih tua serta pengabdiannya lebih lama. Selain untuk meme­nuhi unsur keadilan, hal ini juga sebagai tanda penghargaan atas pengabdian mereka yang telah dilakukan selama ini.

Dia mengatakan, saat ini Kabupaten Garut memang sedang sangat membutuh­kan tenaga PNS khususnya untuk tenaga pendidik. Be­be­rapa sekolah, terutama yang berada di daerah seperti di daerah selatan saja, me­nurutnya masih banyak yang menggunakan tenaga guru honorer untuk mengajar.

Alit menjelaskan, pertimbangan kenapa para honorer yang tidak lulus tes tidak perlu dilakukan tes kembali, karena para honorer tersebut sudah mengikuti tes sleksi pengangkatan CPNS. Dengan demikian, mereka sebenarnya tidak perlu lagi menjalani tes.

“Pengangkatan itu dilaku­kan berdasarkan usia dahulu, kemudian lama pengabdian. Sebagaimana kita ketahui, begitu banyak honorer yang usianya sudah tergolong tua serta mengabdi dalam jangka waktu cukup lama namun tak juga diangkat menjadi CPNS. Ka­sih­an juga kan mereka itu,” tutur Alit.

Alit juga mengaku tidak setuju jika para honorer K2 yang usianya sudah lanjut dan telah mengabdi lama harus ikut tes dari jalur umum. “Apalagi, saingan me­reka adalah para sarjana yang baru ke luar dan usia­nya masih muda-muda. Ini tentu akan menjadi sebuah persaingan yang tidak fair,” katanya.Dengan dilakukannya pe­ngangkatan honorer K2, Alit yakin kekurangan guru di daerah akan bisa terpenuhi. Di Kabupaten Garut saat ini terdapat 4.389 honorer K2 yang tidak lulus pada saat tes 2013 dan sudah dila­ku­kan pemberkasan ulang.(kabar-priangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.