Hari Ini , Sebanyak 3.055 Calon Mahasiswa Unpad Jalur SBMPTN Lakukan Registrasi Administrasi

oleh -4 views
Universitas Padjadjaran (okezone.com)
Arrief Ramdhani
Universitas Padjadjaran perguruan tinggi negeri (PTN) yang berstatus badan hukum (PTN BH) (okezone.com)
Universitas Padjadjaran

SEBANYAK 3.055 calon mahasiswa baru Unpad Tahun Akademik 2014/2015 jalur SBMPTN melakukan registrasi administrasi pada Selasa (12/08) hingga Rabu (13/08) di Bale Santika Unpad Kampus Jatinangor. Dari jumlah tersebut, 334 calon mahasiswa diantaranya terdaftar program Bidikmisi dan melakukan registrasi administrasi pada Selasa (12/08).

Berdasarkan keterangan dari Kepala Biro Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unpad, Dr. Isis Ikhwansyah, S.H., M.H., CN., 334 orang tersebut diperoleh dari hasil flagging di jalur SBMPTN yang mendaftar ke program Bidikmisi, sementara jumlah penerima Bidikmisi dari jalur SNMPTN sebesar 626 orang. Dikti sendiri untuk tahun ini tidak menetapkan kuota bagi mahasiswa Biidikmisi.

“Bahkan, kemarin ada surat dari Dikti agar Unpad di samping yang telah ditetapkan juga membuka tambahan kuota Bidikmisi sebesar 50 orang. Jumlah ini akan kita cari dari calon mahasiswa yang lulus SBMPTN,” ungkapnya di sela pelaksanaan registrasi, Selasa (12/08) pagi.

Dari 334 orang tersebut, sekitar 60 orang diantaranya terindikasi tidak masuk ke Bidikmisi. Menurut Kasubag Registrasi Unpad, Agus Muchtarom, S.Si., indikasi tersebut didasarkan pada biodata calon pelamar yang tidak memenuhi kriteria Bidikmisi, seperti penghasilan orang tua di bawah 3 juta rupiah, jumlah tanggungan orang tua, serta tingkat pendidikan dan jabatan dari orang tua.

“Hari ini (Selasa) dan Rabu akan kita lakukan verifikasi kembali dari total 334 tersebut,” ujarnya.

Terkait dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT), Dr. Isis menegaskan bahwa UKT di Unpad tidak bisa diturunkan.  Prinsipnya, UKT di Unpad berisifat tarif tetap yang dikelompokkan menjadi 5 kelompok sesuai dengan kriteria penghasilan, jumlah tanggungan, pekerjaan, serta tingkat pendidikan orang tua. Ada tafsiran keliru bahwa UKT di Unpad dapat diturunkan.

“Tidak ada istilah penurunan, yang ada penyesuaian penghasilan dengan UKT. Penyesuaian tersebut seringkali disebabkan oleh kesalahan saat pengisian biodata. Kalaupun dimungkinkan, akan disesuaikan dan masuk ke wilayah mana berdasarkan regulasinya,” jelas Isis.

Berbeda dengan sebelumnya, pelaksanaan registrasi kali ini juga dilakukan pengecekan serial number pada saat pengecekan barcode. Agus menuturkan, pengecekan serial number tersebut dimaksudkan unutk memverifikasi hasil cetak biodata calon mahasiswa dengan hasil isian yang ada dalam form online.

“Apabila serial number tidak valid, silakan datang ke meja kasus untuk menyesuaikanform-nya,” kata Agus.

Sementara itu, Dr. Isis pun mengimbau kepada calon mahasiswa untuk memasukkan data-data yang valid. Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan Unpad, dari 2.696 calon mahasiswa yang diterima di SNMPTN, 53 orang diantaranya terindikasi memiliki nilai rapor yang tidak valid.

Verifikasi yang dilakukan Unpad adalah mencocokkan data rapor calon mahasiswa di laman PDSS dengan bukti rapor pada saat registrasi administratif. Bahkan, ditemukan seorang calon mahasiswa yang 17 nilai mata pelajarannya dipalsukan.

“Kita sudah surati Kepala Sekolahnya dan telah memanggil calon mahasiswa. Kalau terbukti ada pemalsuan, kita akan keluarkan dan sekolahnya akan di-black list oleh Panitia SNMPTN pusat. Secara pidana juga kita bisa pidanakan,” tegasnya.(unpad.ac.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.