Guru Perempuan Didorong Aktif Gaungkan Kesetaraan Gender

oleh -4 views

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim mendorong adanya peran aktif guru perempuan dalam menggaungkan kesetaraan gender. Menurutnya, salah satu elemen yang turut memiliki peranan penting dalam menggaungkan kesetaraan gender adalah guru.

Terlebih lagi, banyak guru perempuan yang ada pada institusi pendidikan, sehingga keberadaan mereka yang kuat dan berani dinilai sebagi cara yang efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri para peserta didik perempuan.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

“Ketika seorang anak memiliki sosok guru perempuan yang kuat maka secara tidak langsung hal itu dapat meningkatkan kepercayaan dirinya. Oleh karena itu, kita tidak bisa membuat buku tentang kesetaraan gender, yang diperlukan adalah role model,” ujar Mendikbud.

Menurutnya, tugas pemerintah bukan sekadar menyelesaikan penyusunan bahan ajar tentang kesetaraan gender. Lebih dari itu, harus ada perubahan budaya dalam sistem pendidikan dengan menjadikan guru sebagai sosok teladan (role model). “Contohnya bagaimana Anda harapkan untuk membuat anak-anak yang inovatif kalau gurunya sendiri tidak inovatif,” ujarnya.

Mendikbud menambahkan bahwa kurikulum kesetaraan gender hanya merupakan salah satu elemen dalam transformasi pendidikan. “Pastinya, masih ada elemen-elemen lain yang juga penting, misalnya tentang pengembangan mentor itu sendiri, yaitu guru dan juga kepala sekolah,” ungkap Mendikbud.

Dalam dunia korporasi, pemerintah berharap untuk mempunyai pekerja yang kreatif dan berpikir di “luar kotak”. Hal ini akan sulit didapatkan apabila pembimbingnya juga tidak melakukan hal tersebut. Oleh karena itu, Mendikbud menggarisbawahi nilai keteladanan yang menjadi penentu efektivitas perubahan, baik di lingkup korporat maupun satuan pendidikan.

“Ini semuanya tentang bagaimana orang dewasa di ruangan tersebut menunjukkan apa batasan-batasan dari imajinasi yang dimiliki oleh perempuan,” imbuhnya.