Guru Madrasah Harus Kembangkan Pembelajaran Berbasis Teknologi

oleh -10 views

Untuk menghasilkan pendidikan berkelanjutan, maka inovasi menjadi kata kunci yang harus dilakukan oleh seorang pendidik, tak terkecuali bagi seorang guru madrasah. Apalagi di era transformasi saat ini di mana perubahan terjadi dengan sangat cepat.

Karenanya Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama mengajak para guru madrasah untuk melakukan inovasi di era transformasi saat ini, salah satunya dengan mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Transformasi Pembelajaran di MTs N 1 Ponorogo, Jawa Timur.

PERKEMBANGAN VIRUS CORONA

Berita Selengkapnya

“Jika ingin menyapa anak milenial, maka guru harus menyapa dengan dinamika sesuai zamannya. Inovasi harus dilakukan,” kata Dirjen Pendis M. Ali Ramdhani, Jum’at (29/01).

Pengembangan sistem pembelajaran berbasis teknologi menurutnya sangat relevan dilakukan pada masa ini, di mana pandemi Covid-19 masih melanda. Menurutnya, keterbatasan tatap muka secara fisik saat ini menuntut tiap pendidik melakukan transformasi pembelajaran berbasis teknologi. Apalagi menurutnya, dalam konsep Society 5.0 memerlukan penyatuan keseimbangan antara intelektual, sosial, fisik, sampai dengan teknologi.

“Mari kita menyapa teknologi. Sebab, ketika anda tidak menghampiri teknologi maka anda akan tergerus dari sebuah dinamika zaman. Dan kita kan menjadi artefak-artefak yang indah untuk dikenang dan layak untuk dimuseumkan,” imbuh Mantan Direktur Pascasarjana UIN Bandung ini.

Dhani memandang seorang guru harus melakukan inovasi berkelanjutan dengan senantiasa belajar dan beradaptasi terhadap hal-hal baru, karena itu merupakan kunci transformasi sesungguhnya. “Dalam melakukan transformasi pembelajaran, seorang guru harus mampu membaca masa depan dengan baik dan menghadirkan anak didik sebagai pemilik sebuah dinamika zaman dengan menciptakan generasi yang mampu beradaptasi pada setiap dinamika zamannya,” pesan Dhani (kemenag)