Guru Asia-Eropa Kepincut SMA Unggulan di Bali

oleh -7 views
Gedung SMAN 4 Denpasar
Arrief Ramdhani
Sman 4 Denpasar
Gedung SMAN  4 Denpasar

PARA guru di kawasan Asia Eropa tertarik dengan kepedulian lingkungan di SMA Denpasar Bali. Sebanyak 110 guru dari 40 negara yang mengikuti Konferensi Guru-guru se Asia-Eropa atau ASEF (Asia-Europe Foundation) mengunjungi SMA Denpasar sebagai sekolah unggulan lingkungan di Kota Denpasar.

Menurut Koordinator ASEF Dwina Arina Fikrianti, kunjungan ini dimaksudkan untuk mengetahui dari dekat program-program unggulan SMAN 5 Denpasar khusunya di bidang pengembangan Lingkungan. Dwina mengatakan, forum ASEF adalah pertemuan guru-guru se Asia dan Eropa dalam hal mematangkan kolaborasi dan networking khususnya dalam hal kepedulian terhadap lingkungan.

Dikatakannya, dalam konferensi juga dilakukan tukar menukar informasi di antara peserta bagaimana perhatian lingkungan dan juga bagaimana penerapan atau pemberian kurikulum pembelajaran di sekolah yang berbasis lingkungan.

“Kami mengetahui sekolah ini sangat konsen terhadap pelesetarian dan pengembangan lingkungan,” imbuhnya, Jumat (1/11/2013).

Hal itu dibuktikan setelah mengelilingi lingkungan sekolah tersebut aspek lingkungan benar benar telah diimplementasikan dengan baik. Salah satu peserta konferensi dari Malaysia, Masinah Sahid, menyatakan apresiasinya atas upaya yahg dilakukan sekolah tersebut. Dia menekankan perlunya menjaga menjaga ekosistem bumi.

Pembelajaran tentang lingkungan sudah semestinya dimulai dari sekolah. Konferensi ini merupakan ajang wahana saling tukar informasi dan menjalin networking antar sekolah-sekolah khususnya di kawasan Asia-Eropa dalam bidang lingkungan. Sementara, Kepala Sekolah SMAN 5 Denpasar Nyoman Winata merasabbangga sekolahnya dijadikan obyek kunjungan dari peserta ASEF.

“Kami bersama para guru dan siswa senantiasa memperhatikan lingkungan sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat belajar dengan baik,” katanya.

Sekolah yang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata ini sejak 2007 gencar menata lingkungan sekolah. Dengan begitu, sekolah ini kelihatan begitu sejak dan rindang dengan beraneka tanaman yang membuat lingkungan sekolah hijau dan sejuk.

Dengan program berwawasan lingkungan, pihaknya mengajarkan siswa bagaimana mempunyai persepsi kemudian bertingkah laku serta berpihak pada lingkungan. Di sekolahnya, masalah lingkungan juga dimasukkan dan diberikan dalam mata pelajaran kepada siswa.(kampus.okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.