Enam Provinsi Nyatakan Siap Selenggarakan UN SMP 2014

Friday 02 May 2014 , 4:34 AM
kemdiknas.go.id

kemdiknas.go.id

SEBANYAK enam provinsi melakukan konferensi video dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh terkait persiapan pelaksanaan ujian nasional (UN) SMP tahun 2014. Dalam video konferensi tersebut, Mendikbud berada di Ruang Situasi (Situation Room) Kemdikbud di Senayan, Jakarta, sedangkan kepala dinas pendidikan dan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di enam provinsi tersebut berada di Kantor LPMP masing-masing provinsi.

Enam provinsi tersebut yaitu Provinsi Jambi, Provinsi Papua, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Provinsi Kalimantan Selatan. Konferensi video berlangsung pada hari Kamis, (01/05/2014).

Pertama Mendikbud menyapa Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jambi. Kepala LPMP Provinsi Jambi, Nuryanto, menyampaikan secara umum Provinsi Jambi siap menyelenggarakan UN tingkap SMP. Naskah pun sudah siap semua, sehingga pada hari Sabtu, 3 Mei 2014 akan didistribusikan ke seluruh kabupaten yang ada di Jambi. “Jarak terjauh di Provinsi Jambi adalah Kabupaten Kerinci dengan jarak tempuh 12 jam, dan InsyaAllah pada hari Minggu, 4 Mei 2014 sudah terdistribusikan,” jelasnya.

Mendikbud pun berpesan agar distribusi naskah dapat dikawal dengan baik, dan mengingatkan para pengawas untuk melaksanakan tugasnya sesuai prosedur operasi standar (POS) yang sudah ditetapkan. “Mulai dari tidak boleh membawa alat komunikasi, catatan-catatan dan sebagainya,” pesannya.

Provinsi kedua yang disapa Mendikbud adalah Provinsi Papua. Kepala Dinas Provinsi Papua, Elias Wonda, juga menyampaikan kesiapan Provinsi Papua dalam melaksanakan UN tingkat SMP.

Mendikbud lalu menyapa LPMP Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTB). Kepala LPMP Provinsi NTB, M. Irfan, menyampaikan penyiapan naskah soal sudah selesai. Kemudian naskah soal untuk Pulau Sumbawa sudah didistribusikan pada tanggal 26 April 2014 dan sudah diamankan di Kantor Kepolisian Resort. Sedangkan untuk Pulau Lombok akan didistribusikan dua hari sebelum pelaksanaan ujian. Sebanyak 21.046 amplop dan 1.792 dus sudah ada di kabupaten/kota, sehingga pada pelaksanaannya nanti sudah siap semuanya.

Keempat, Mendikbud menyapa LPMP Provinsi Kalimantan Tengah. Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Tengah, Krisnayadi Toendan, menyampaikan distribusi naskah soal sudah dilakukan pada tanggal 28 April 2014, dan pada tanggal 29 April 2014 sudah sampai di kabupaten/kota. Laporan dari kabupaten/kota sebagian sudah sampai di kecamatan, dan naskah soal ditempatkan di kantor kepolisian sektor masing-masing. Ia menjamin selambat-lambatnya pada tanggal 3 Mei 2014 semua naskah soal sudah didistribusikan. “Jarak terjauh di Kabupaten Sukamara dan Kabupaten Murung Raya, dengan waktu tempuh 14 jam,” ungkap Krisnayadi.

Kelima Mendikbud menyapa LPMP Provinsi Sulawesi Tenggara. Kepala LPMP Provinsi Sulawesi Tenggara, Bambang Tawardi menyampaikan, sesuai dengan POS yang sudah ditentukan pada tanggal 28 April 2014, sudah terdistribusi naskah soal ke kabupaten/kota. Pada tanggal 3 – 4 Mei 2014 naskah soal akan didistribusikan ke satuan pendidikan. Kurang lebih terdapat 1.004 dus naskah soal, dan 891 sekolah yang mengikuti ujian nasional tingkat SMP. Secara keseluruhan Provinsi Sulawesi Tenggara siap melaksanakan ujian nasional.

Terakhir Mendikbud menyapa LPMP Provinsi Kalimantan Selatan. Kepala LPMP Kalimantan Selatan, Abdul Kamil Marisi, menyampaikan distribusi naskah soal dimulai tanggal 25-29 April 2014, dan saat ini sudah sampai di kabupaten/kota. Sehingga dapat dipastikan pada tanggal 5 Mei 2014 semua sekolah sudah terima naskah soal. “Terdapat satu pulau yang sulit dijangkau yaitu di Pulau Sembilan, memerlukan waktu 32 jam. Kemudian dari 13 kabupaten/kota sampai detik ini yang sudah melaporkan kekurangan soal yaitu Kota Banjarmasin, kekurangan naskah soal mata pelajaran IPA sebanyak enam amplop besar dan satu amplop kecil,” jelas Abdul.

Pada akhir komunikasi Mendikbud menyampaikan kekurangan naskah soal diharapkan segera dikomunikasikan dengan panitia pusat, termasuk dengan pihak percetakan, serta persediaan naskah soal yang ada di provinsi dapat dialihkan sebagian ke kabupaten/kota yang kekurangan naskah soal. “Saat ini masih ada waktu untuk menyelesaikan itu semua. Jangan sampai pada hari pelaksanaannya masih ada kekuarangan naskah soal,” pesannya kepada semua pihak.(kemdikbud.go.id)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.