Emil Klaim Kuota Siswa Luar Kota Sangat Longgar

oleh -1 views
Ilustrasi : Penerimaan siswa baru smp.(republika.co.id)
Arrief Ramdhani
Ilustrasi : Penerimaan siswa baru smp.(republika.co.id)
Ilustrasi : Penerimaan siswa baru smp.(republika.co.id)

WALI Kota bandung Ridwan Kamil mengatakan, sistem kuota untuk siswa yang berasal dari luar Kota Bandung yang diterapkan Pemkot sudah sangat longgar.

Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, Pemkot Bandung menyediakan kuota sebesar 10% untuk siswa di luar wilayah Kota Bandung. Bahkan ada kemudahan bagi siswa yang tinggal di perbatasan kota.

Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, jika dibandingkan dengan daerah lain, besaran kuota yang ditetapkan Pemkot Bandung sudah sangat longgar. Bahkan di beberapa kota, kuota siswa luar kota dibatasi maksimal 5%.

“Di Surabaya 10 persen, Jakarta 5 persen, dan Jogja 5 persen. Jadi Bandung ini sudah lebih dari baik untuk memberiakn ruang untuk itu, dan ini harus jadi renungan bersama dengan banyaknya yang protes itu,” ujar Emil kepada wartawan seusai rapat pleno PPDB, Kamis (10/7/2014).

Sementara itu, Emil mengimbau jika warga menemukan adanya pelanggaran pada PPDB untuk segera melaporkan ke pos pengaduan. Dengan begitu, dia harap persoalan PPDB bisa segera diproses dan diberi keputusan untuk mengindari gejolak berkelanjutan.

Dituturkan Emil, hingga saat ini sudah ada 252 pengaduan mengenai PPDB dengan berbagai argumentasi dan persoalan yang bervariatif. Seluruh pengaduan ini akan diproses satu demi satu.

“Selama permasalahan sesuai aturan bisa diakomodasi, kan tidak adil kalau tidak kita proses,” paparnya.

Emil pun mengingatkan kepada sekolah negeri jangan sampai ada pemungutan uang dalam bentuk apapun untuk saat ini. “Kalau ada sekolah yang sudah menggelar rapat terkait uang, tolong laporkan,” tegasnya. (inilahkoran.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.